Jombang, tagarjatim.id – Sempat viral di media sosial, foto seorang pemotor terluka karena diduga dipukul polisi di Jombang ternyata Hoax. Korban justru mengaku jatuh lantaran menghindari petugas saat melakukan razia kendaraan bermotor.

Pemotor tersebut diketahui berinisial MR (15 tahun), warga Kecamatan Tembelang yang saat itu mengendarai motor Suzuki Smash tanpa plat nomor bersama dua temannya berboncengan tiga. Bahkan saat berkendara waktu itu tanpa memakai helm dari arah Desa Tambakrejo menuju Desa Sambongdukuh pada Minggu (6/0

7/2025) kemarin.

Saat melintas di perempatan Sambongdukuh sekira pukul 10.30, MR mengetahui ada razia kendaraan bermotor yang dilakukan petugas Satlantas Polres Jombang. Tahu dirinya melanggar, MR lantas berupaya menghindari petugas.

Ketika hendak menghindar dari petugas, pemotor berusia remaja itu terjatuh dan menabrak pot hingga terjun ke dalam parit. Akibatnya, MR mengalami luka di kepala akibat benturan.

“Saat ada polisi saya menghindar dengan menancap gas. Karena tidak menguasai, kami jatuh menabrak pot dan jatuh ke parit,” ujarnya, Senin (7/7/2025).

Kemudian Foto MR jatuh sempat viral di media sosial yang dinarasikan dipukul polisi. Pelajar asal Kecamatan Tembelang ini pun membantah berita tersebut.

“Tidak benar berita yang ada di medsos yang menyebut saya dipukul polisi. Bahkan kami ditolong polisi dan dibawa ke rumah sakit,” ujarnya.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Jombang Iptu Rita Puspitasari mengatakan, pihaknya sudah meminta keterangan korban secara langsung pada Senin (7/7/2025). Pengakuan korban, dirinya jatuh karena menghindari petugas.

“Korban mengaku salah karena waktu itu menghindari petugas tiga kali, bahkan hampir menabrak petugas,” jelasnya.

Ditambahkan Rita, bahwa pihaknya juga telah memeriksa orang yang mengunggah foto korban. Dari keterangannya, si pengunggah tidak mengetahui pasti kejadian yang dialami MR karena tidak berada di lokasi kejadian.

“Jadi diupload itu tidak benar. Dia tidak di lokasi, hanya tau dari WhatsApp Story temannya lalu diunggah di medsos,” tandasnya.(*)

isra mi'raj nabi muhammad saw 1447H