Kota Batu, Tagarjatim.id – Setelah sempat menelan kekalahan di pertandingan perdana, Tim Futsal Putri Kota Batu akhirnya berhasil melaju ke babak 8 besar. Pada laga terakhir Grup A cabang olahraga futsal putri dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur IX 2025, mereka bermain imbang 3-3 melawan Kabupaten Kediri.
Pertandingan berlangsung sengit dengan intensitas tinggi. Kedua tim saling jual beli serangan, menunjukkan adu strategi dan kemampuan individu. Kota Batu sempat unggul lebih dahulu melalui serangan balik cepat dari sisi kiri. Namun, keunggulan itu tak bertahan lama setelah Kabupaten Kediri menyamakan kedudukan lewat tendangan bebas dari luar kotak penalti yang gagal diamankan kiper Kota Batu.
Pertandingan pun berlangsung ketat, dengan kejar-mengejar gol. Kota Batu sempat tertinggal, namun mampu menyamakan kedudukan. Sebaliknya, Kabupaten Kediri juga sempat tertinggal dan kembali menyamakan skor. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor akhir tetap imbang 3-3.
Ketua Askot Futsal Kota Batu, Fahreza Maulana, bersyukur atas hasil yang diraih timnya. Ia menyampaikan bahwa hasil imbang tersebut cukup untuk mengantarkan Kota Batu ke babak 8 besar karena finis di posisi tiga besar Grup A.
“Pertandingannya sangat menegangkan. Alhamdulillah kita bisa bermain imbang dan lolos ke babak selanjutnya. Kita berada di tiga besar grup, dan insyaAllah akan berhadapan dengan Sidoarjo atau Gresik,” ujar Reza.
Menghadapi babak selanjutnya, Reza menyatakan akan segera melakukan evaluasi terhadap performa tim.
“Karena ini tim putri, banyak faktor eksternal yang mempengaruhi performa. Tapi insyaAllah kita optimistis bisa menembus partai final,” tambahnya.
Pelatih Tim Futsal Putri Kota Batu, Anugrah Zulfitra Prajodi, turut mengapresiasi kerja keras anak asuhnya.
“Di even besar seperti ini, yang penting lolos dulu dari fase grup. Anak-anak sudah menunjukkan permainan maksimal. Kalau pun ada kesalahan kecil, itu hal yang wajar,” ujarnya.
Sementara itu, Pelatih Futsal Putri Kabupaten Kediri, Dhamas Yuanta, mengaku puas dengan hasil imbang.
“Satu poin sudah cukup. Yang penting pemain kita tetap aman, tidak ada yang cedera, dan kami tetap lolos,” kata Dhamas. (*)




















