Penulis : Aming Naqsabandi

Kediri, tagarjatim.com – Penjabat Wali Kota Kediri Zanariah mengunjungi rumah duka pengawas kelurahan yang meninggal dunia saat bertugas dalam Pemlu 2024. Ia menyampaikan duka mendalam saat takziah ke rumah duka Pengawas Kelurahan Pakelan Kota Kediri Hery Krishmanto.

Saat berkunjung ke rumah duka, Rabu (21/2/2024) Zanariah disambut baik oleh 3 anak almarhum. Diketahui almarhum meninggal Jumat petang, dimana sempat sebelumnya dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Kediri. Sebelumnya istri almarhum meninggal 3 bulan lalu. Sehingga kini anak-anaknya yatim piatu.

“Saya turut berduka atas kepergian Bapak Hery Krishmanto. Memang hal ini sudah menjadi takdir. Walaupun saya hanya sebentar di Kota Kediri tapi saya akan titip ke jajaran saya, dan memang diperintahkan sesuai peraturan perundang-undangan untuk memberikan pelayanan kepada anak-anak almarhum,” ungkap Pj Wali Kota Kediri.

Selain menyampaikan bela sungkawa, Pj Wali Kota juga memberikan beberapa bantuan untuk keluarga almarhum. Bantuan yang diberikan yakni santunan kematian, dokumen administrasi kependudukan (akta kematian, kartu keluarga baru, KIA), serta pendampingan psikolog untuk ahli waris. Hal ini dikarenakan dua anak almarhum masih di bangku sekolah sehingga Dinas Pendidikan memberikan fasilitas untuk memilih sekolah yang dituju.

Selain bantuan dari Pemerintah Kota Kediri, BPJS Ketenagakerjaan juga memberikan santunan jaminan kematian, santunan jaminan hari tua serta beasiswa pendidikan dengan total Rp 253.754.895. Bawaslu juga akan memberikan santunan sesuai ketentuan yang telah diatur.

Pj Wali Kota Kediri berpesan agar bantuan dan santunan ini dijaga dan digunakan sebaik mungkin. Mohon maaf juga apabila Pemerintah Kota Kediri masih kurang dalam memberikan pelayanan di akhir hidup almarhum. “Saya berpesan kepada anak almarhum yang pertama untuk menjaga adik-adiknya yang masih sekolah. Untuk anak-anak almarhum yang masih sekolah untuk rajin belajar,” imbuhnya. (*)

isra mi'raj nabi muhammad saw 1447H