Kota Batu, Tagarjatim.id – Meski berstatus sebagai salah satu tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025, KONI Kota Batu memasang target 40 medali emas atau masuk 10 besar perolehan medali.
Ketua Umum KONI Kota Batu, Sentot Ari Wahyudi, menjelaskan bahwa target tersebut sudah mengalami peningkatan signifikan dibandingkan capaian pada Porprov VIII Jatim 2023, di mana Kota Batu meraih 22 medali emas dan menempati peringkat ke-14.
“Untuk Porprov IX ini kami tidak muluk-muluk. Target kami adalah 40 medali emas. Angka itu cukup realistis mengingat wilayah Kota Batu yang hanya terdiri dari tiga kecamatan,” ujar Sentot, Selasa (17/6/2025).
Namun jika dibandingkan dengan dua daerah lain di Malang Raya yang juga menjadi tuan rumah bersama, target Kota Batu terbilang paling rendah. Kota Malang menargetkan perolehan 162 medali emas dan optimis finis di posisi kedua, sedangkan Kabupaten Malang menargetkan masuk tiga besar.
Sentot menyebutkan beberapa cabang olahraga yang menjadi andalan Kota Batu untuk mendulang medali emas. Cabor tersebut diantaranya paralayang, tinju, gulat, tarung drajat dan selam.
Selain itu, ada beberapa cabor lain yang berpotensi memberi kejutan, seperti sepak bola putri dan futsal putri yang keduanya akan digelar di venue Kota Batu.
KONI Kota Batu telah menyiapkan berbagai program pembinaan sejak tahun 2023. Rangkaian persiapan dimulai dari penyusunan desain pembinaan atlet saat Rapat Tahunan, dilanjutkan dengan pelaksanaan Pemusatan Latihan Kota (Puslatkot) pada Februari 2024.
Program berlanjut dengan pemusatan latihan bagi atlet ring 1, yaitu para peraih medali Porprov sebelumnya, sebanyak 48 atlet. Setelah itu, pembinaan juga dilakukan untuk atlet ring 2 secara bertahap.
Berbagai program latihan dijalankan, termasuk pelatihan fisik dan tes pengukuran kondisi atlet seperti VO2MAX secara berkala. Selain itu, para atlet juga mengikuti kegiatan Character Building dan peluncuran jargon kontingen: Semangat Juara.
Total atlet yang diterjunkan Kota Batu pada Porprov IX Jatim mencapai 535 atlet, terdiri dari 298 atlet putra dan 237 atlet putri.
Mereka didampingi oleh 106 pelatih, 31 asisten pelatih, 14 mekanik, dan 38 anggota Satgas, sehingga total kekuatan kontingen mencapai 724 orang.
Cabor dengan jumlah atlet terbanyak adalah sepak bola dengan 47 atlet, sedangkan panjat tebing hanya mengirimkan 1 atlet. Secara keseluruhan, Kota Batu mengikuti 45 cabang olahraga.
Meski pembukaan Porprov IX baru akan digelar pada 28 Juni 2025, kontingen Kota Batu sudah meraih prestasi awal dari cabang olahraga balap motor (IMI) yang berlangsung di Sirkuit Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Senin (16/6/2025).
“Alhamdulillah, kita sudah mendapatkan satu medali emas dan satu medali perak dari balap motor,” tutup Sentot.(*)




















