Tagarjatim.id – Kepolisian Republik Indonesia melalui Baharkam Polri menggelar Audit Re-sertifikasi Implementasi Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) di PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) RU V Balikpapan, Kalimantan Timur. Kegiatan ini berlangsung pada 10–12 Juni 2025 sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan Objek Vital Nasional (Obvitnas).
Audit dibuka oleh Brigjen Pol Harry Kurniawan, selaku Auditor Utama Tingkat II Korsabhara Baharkam Polri, didampingi Ketua Tim Audit Kombes Pol Edy Sumardi, serta tim yang terdiri dari AKBP Sugeng, Iptu Taruli, Nugraha Wibisana, dan Drs. Zainal Abidin.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pimpinan PT KPI RU V Balikpapan, termasuk GM Novie Handoyo Anto, dan para manajer dari berbagai divisi operasional, keuangan, SDM, IT, dan hukum.
Brigjen Pol Harry Kurniawan menjelaskan bahwa audit ini bertujuan untuk memastikan kesiapan PT KPI RU V dalam pelaksanaan re-sertifikasi serta penyusunan dokumen yang dibutuhkan.
“Kegiatan ini memberikan gambaran pelaksanaan audit sekaligus memastikan dokumen telah siap. Kami juga mengapresiasi capaian nilai Gold yang diraih PT KPI RU V pada audit 2024,” ujar Harry Kurniawan, Kamis (12/6/2025).
Ia menekankan bahwa audit ini tidak hanya bersifat penilaian, tetapi juga bagian dari pembinaan dan peningkatan mutu pengamanan yang berkelanjutan.
Senada, Kombes Pol Edy Sumardi menyampaikan bahwa audit ini dilakukan mengacu pada Perpol Nomor 7 Tahun 2019, dan bertujuan memastikan sistem pengamanan telah diterapkan sesuai standar di lingkungan Pertamina Group.
“Ini bagian dari upaya Polri menjaga keamanan Obvitnas dan Objek Tertentu (Obter) di seluruh wilayah Indonesia,” ujarnya.
Sebagai informasi, PT KPI RU V Balikpapan merupakan salah satu kilang strategis nasional dengan kapasitas produksi 260.000 barel per hari, menyuplai kebutuhan energi untuk Kalimantan, Sulawesi, Papua, dan Nusa Tenggara, serta menyumbang sekitar 25% kebutuhan minyak nasional. (*)




















