Jember, tagarjatim.id – Bupati Jember, Muhammad Fawait per hari Selasa (10/06/2025) dikabarkan sedang cuti dan tidak berada di Jember. Ia akan berada di Amerika Serikat selama 8 hari ke depan.

Pria yang akrab disapa Gus Fawait itu akan menghadiri sebuah konferensi internasional selama beberapa hari.

“Persisnya berada di (negara bagian) Virginia. Ini saya masih fokus menyiapkan materi, soalnya yang dengerin penemu rumus-rumus ekonometrika dan lain-lain, agak grogi juga, hehehe,” ujar Fawait saat dikonfirmasi lewat pesan singkat Aplikasi WhatsApp, Selasa (10/6/2025).

Namun, Fawait enggan menjelaskan nama konferensi yang akan dihadiri selama lebih dari sepekan itu. Ia hanya menyebut bahwa konferensi internasional itu terkait ekonomi.

Politikus Partai Gerindra ini diketahui sedang menempuh studi S3 di Universitas Airlangga (Unair) Surabaya sejak sebelum menjadi bupati. Namun ia tidak menjelaskan, apakah konferensi itu terkait dengan tugas kuliahnya di Unair atau bukan.

“Besok saja ya (penjelasan nama konferensi), setelah saya jadi pembicara. Kayaknya saya bupati Jember pertama yang dapat undangan, dan bicara dalam forum ini,” ujar pria 37 tahun ini.

Dikonfirmasi terpisah, Ketua DPRD Jember Ahmad Halim, mengaku tidak tahu persis acara yang sedang akan dihadiri bupati Fawait di negerinya Donald Trump itu.

“Coba tanya Pak Sekretaris Daerah,” ucap pria yang juga Ketua DPC Partai Gerindra Jember ini.

Jurnalis tagarjatim.id sudah berupaya mengkonfirmasi hal ini kepada Plt Sekda Jember, Jupriono. Namun hingga berita ini dimuat, belum ada jawaban dari mantan sekretaris dewan tersebut.

Dihubungi terpisah, Wakil Ketua DPRD Jember Widarto memgaku bahwa pihak dewan belum mendapat surat pemberitahuan resmi dari bupati.

“Kalau informasi informal (tentang kepergian bupati) sempat ada. Tapi karena belum ada surat, saya cek hingga Senin (09/06/2025) sore belum ada,” tutur politikus PDIP ini saat dikonfirmasi pada Selasa (10/06/2025).

Sesuai aturan yang berlaku, lanjut Widarto, ketika ada kepala daerah berkegiatan ke luar negeri, harus sudah ada izin dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri). Selanjutnya, posisinya akan digantikan oleh Wakil Bupati.

“Selanjutnya, Wabup yang akan menjadi pelaksana tugas selama bupati (berkegiatan) di luar negeri. Jadi tidak ada masalah,” pungkas Widarto. (*)

isra mi'raj nabi muhammad saw 1447H