Tagarjatim.id – Idul Adha adalah hari besar yang diperingati umat Islam setiap 10 Dzulhijjah. Selain melaksanakan ibadah kurban, Idul Adha juga menjadi moment untuk memperkuat keimanan, mempererat silaturahmi, dan berbagi kepada sesama.
Untuk menyambut hari suci ini, ada beberapa amalan dan persiapan yang dapat dilakukan, antara lain:
1. Meningkatkan Ibadah
Umat Muslim dianjurkan memperbanyak amal ibadah selama 10 hari pertama bulan Dzulhijjah, yang disebut sebagai hari-hari paling utama dalam setahun. Ibadah ini bisa berupa memperbanyak membaca Al-Qur’an, berdzikir, shalat sunnah, serta memperbanyak doa sebagai bentuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
2. Berpuasa Arafah
Puasa pada tanggal 9 Dzulhijjah, yaitu Hari Arafah, memiliki keutamaan luar biasa. Rasulullah SAW bersabda bahwa puasa ini dapat menghapus dosa-dosa setahun yang lalu dan yang akan datang. Oleh karena itu, puasa ini sangat dianjurkan bagi Muslim yang tidak sedang melaksanakan ibadah haji.
3. Membersihkan Diri dan Lingkungan
Menjelang hari raya, umat Islam disunnahkan untuk mandi sunnah sebelum berangkat shalat Idul Adha. Selain itu, memakai pakaian terbaik dan bersih juga menjadi bagian dari penghormatan terhadap hari besar ini. Membersihkan rumah dan lingkungan sekitar pun menjadi bentuk kesiapan lahir dalam menyambut tamu dan kebersamaan.
4. Menyiapkan Hewan Kurban
Bagi yang diberi rezeki lebih, menyambut Idul Adha bisa dilakukan dengan menyiapkan hewan kurban seperti kambing, sapi, atau domba. Hewan yang dipilih harus sehat, tidak cacat, dan memenuhi syarat syar’i. Proses pemilihan dan pembelian sebaiknya dilakukan jauh-jauh hari agar lebih tenang dan tepat sasaran.
5. Silaturahmi dan Berbagi
Idul Adha juga menjadi momen memperkuat hubungan kekeluargaan dan sosial. Selain membagikan daging kurban kepada mereka yang membutuhkan, umat Islam juga dianjurkan untuk saling berkunjung, memaafkan, dan menunjukkan kepedulian terhadap sesama.
6. Mengumandangkan Takbir dan Shalat Idul Adha
Takbir dimulai sejak malam 10 Dzulhijjah hingga hari tasyrik (11–13 Dzulhijjah), sebagai bentuk pengagungan kepada Allah SWT. Umat Muslim juga dianjurkan melaksanakan shalat Idul Adha secara berjamaah di masjid atau lapangan terbuka dengan penuh kekhusyukan dan kebersamaan.
Idul Adha bukan hanya tentang menyembelih hewan kurban, tetapi juga tentang menyucikan hati, memperkuat ibadah, dan berbagi dengan sesama. Dengan persiapan yang matang baik secara rohani maupun sosial, kita bisa menyambut hari raya ini dengan penuh berkah, makna, dan kebersamaan.(*)




















