Jombang, tagarjatim.id – Rapat kerja Nasional (rakernas) digelar organisasi Persaudaraan Cinta Tanah Air (PCTA) Indonesia di hotel Yusro, Jombang, Sabtu (31/5/2025). Rakernas ini mengangkat sejumlah isu nasional, salah satunya adalah kelahiran Presiden pertama Indonesia, Ir Soekarno.

Rakernas PCTA Indonesia ini dibuka oleh Dewan Penyantun PCTA Indonesia Rama Kyai Muchammad Muchtar Mu’thi.

Ismu Syamsuddin, Sekjen PCTA Indonesia mengatakan rakernas merupakan forum evaluasi dan penentuan program kerja dalam organisasi tersebut. Pada rakernas ini, ada 5 isu yang diangkat dalam program strategis PCTA Indonesia.

Isu yang dibahas yakni menetapkan 17 Agustus 1945 sebagai Hari Kemerdekaan Bangsa Indonesia dan 18 Agustus 1945 sebagai Hari Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia, menyampaikan fakta kelahiran Bung Karno di Ploso, Jombang 6 Juni 1902.

“Kelahiran Bung Karno itu ada di kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang, Desa Rejoagung, Gang Buntu. Ada bukti artefak, mulai dari rumah Bung Karno, dan peninggalan lainnya,” terangnya pada sejumlah jurnalis.

Sedangkan isu lainnya adalah mewujudkan program nasional Gerakan Syukur Ketahanan Pangan, mewujudkan program nasional Rumah Syukur Hari Pahlawan, dan mewujudkan program nasional pembangunan Monumen Piramida PCTA Indonesia.

“Rumah syukur ini rencananya akan kita bangun sebanyak 38 unit di seluruh Indonesia saat Hari Pahlawan,” ujarnya.

Tak hanya itu, program ketahanan pangan nasional juga digarap serius oleh PCTA Indonesia. Kedepan, setiap kabupaten/kota diminta untuk menanam ubi ungu minimal 10 hektare.

Program ini, lanjut Ismu, tentunya untuk mendukung program ketahanan pangan nasional Presiden RI Prabowo Subianto dalam programnya Asta Cita.

“Jadi nanti akan kita tata bisa panen setiap 3 bulan. Jadi setiap tahun masing-masing kabupaten/kota bisa memanen ubi ungu sebanyak 200 ton,” tandasnya.(*)

isra mi'raj nabi muhammad saw 1447H