Kota Surabaya, tagarjatim.id – Bank Indonesia (BI) resmi mengganti pucuk pimpinan Kantor Perwakilan (KPwBI) Provinsi Jawa Timur. Ibrahim dilantik sebagai Kepala KPwBI Jatim menggantikan Erwin Gunawan Hutapea yang kini dipercaya memimpin Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas di Kantor Pusat BI, Jakarta.
Pelantikan dilakukan langsung oleh Deputi Gubernur BI, Juda Agung, di Surabaya. Dalam momen tersebut, Juda memberikan apresiasi atas capaian Erwin selama bertugas di Jatim, terutama dalam memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan mitra strategis.
“Kami berterima kasih atas upaya kolaboratif yang telah membawa Jawa Timur mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 5% (yoy), lebih tinggi dari rata-rata nasional, dengan inflasi yang tetap terkendali. Ini adalah hasil kerja keras bersama yang harus terus dilanjutkan,” ujar Juda.
Tak hanya itu, Juda juga menyampaikan lima arahan strategis kepada Ibrahim sebagai pemimpin baru KPwBI Jatim. Arahan tersebut mencakup:
Penguatan koordinasi dengan pemerintah daerah, terutama untuk menjaga daya saing ekspor Jatim menghadapi tantangan global seperti tarif Amerika Serikat.
Pendorong investasi asing langsung (FDI) dengan menciptakan iklim investasi yang kondusif.
Pengendalian inflasi melalui sinergi berkelanjutan dengan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID).
Dukungan terhadap program nasional, termasuk peningkatan kesejahteraan masyarakat lewat Program Makan Bergizi Gratis.
Percepatan digitalisasi ekonomi, guna meningkatkan inklusi keuangan dan produktivitas UMKM serta pesantren.
Ibrahim sendiri bukan sosok baru di lingkungan BI. Sebelum bertugas di Surabaya, ia menjabat sebagai Kepala KPwBI Daerah Istimewa Yogyakarta. Kini, sebagai pucuk pimpinan di Jatim, Ibrahim diharapkan mampu memperkuat peran strategis KPwBI Jatim sebagai koordinator Kantor Perwakilan BI se-wilayah Jawa.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Adhy Karyono, yang hadir mewakili Gubernur Jatim, menyampaikan terima kasih kepada Erwin atas kolaborasi selama ini. Ia juga menyambut hangat kehadiran Ibrahim.
“Kolaborasi Pemprov Jawa Timur dengan BI telah mendorong pertumbuhan ekonomi yang kuat dan inflasi terkendali pada sasaran 2,5±1%. Kami menyambut Ibrahim dengan harapan sinergi ini terus terjalin untuk kemajuan bersama,” ujarnya.
Acara pelantikan turut dihadiri Konsulat Jenderal, Forkopimda Jatim, bupati/wali kota se-Jawa Timur, perwakilan diplomatik negara sahabat, serta para mitra strategis dari berbagai sektor. (*)




















