Kota Batu, tagarjatim.id – Sejumlah ruas jalan di Kota Batu nampak gelap gulita pada malam hari. Hal ini lantaran lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) tidak berfungsi. Warga maupun wisatawan dibuat resah dengan kondisi tersebut.
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Batu kemudian bergerak cepat untuk melakukan perbaikan. Namun saat penanganan yang dilakukan, DPUPR mengungkap soal penyebab tidak berfungsinya sejumlah PJU di Kota Batu.
Bukan sekadar gangguan listrik biasa, melainkan banyak komponen listrik yang hilang. Tak tanggung-tanggung, komponen penting itu hilang di 20 titik sekaligus.
Kepala DPUPR Kota Batu Alfi Nurhidayat mengatakan, temuan ini bermula dari laporan warga soal PJU mati. Bahkan laporan yang diterima PUPR Kota Batu cukup sering dalam beberapa waktu terakhir.
“Ada laporan PJU mati dan itu kok grafiknya meningkat dalam waktu yang nggak terlalu lama. Teman-teman melakukan pengecekan dan menemukan ada komponen hilang di instalasi PJU. Kami menduga komponen itu dicuri,” ungkap Alfi saat dihubungi pada Jumat (9/5).
Ia menyampaikan bahwa dari hasil asesmen sementara ada 20 titik instalasi yang beberapa komponennya hilang. Sedangkan untuk satu instalasi itu berfungsi untuk menghidupkan 10-12 PJU.
“Jadi ada yang hilang itu berupa timer, sakelar, dan ada beberapa komponen lain di dalam box instalasi PJU itu. Itu kami temukan di 20 titik dan 1 titik box itu rangkaiannya untuk 10-12 PJU. Kalau dikalikan ya ratusan PJU mati,” ujar Alfi.
Hal itu yang membuat banyak warga mengeluhkan PJU di wilayah Kota Batu mati hingga jalan menjadi gelap saat malam hari.
Terkait dengan kerugian akibat komponen hilang dicuri itu masih dalam tahap penghitungan. Kini pihak DPUPR Kota Batu masih terus melakukan penyisiran untuk memastikan berapa banyak komponen instalasi yang hilang.
“Sejauh ini untuk PJU mati kita lakukan beberapa upaya seperti by pas (menyambung dengan kabel lain) yang penting bisa menyala dulu, sambil kita pengadaan peralatan yang baru untuk mengganti semua itu,” terang Alfi.
Menanggapi situasi ini, pihak DPUPR Kota Batu telah melaporkan kasus pencurian tersebut ke Polsek Batu untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.
“Kami sudah melapor ke pihak kepolisian. Lalu, PJU yang terdampak masih dalam perbaikan untuk mengembalikan fungsinya seperti semula,” katanya.
Alfi juga mengimbau kepada masyarakat, terutama para pengendara, untuk berhati-hati saat melintas di jalan dengan pencahayaan minim.
“Saya juga berharap masyarakat dapat berperan aktif melaporkan setiap aktivitas mencurigakan yang berpotensi mengganggu fasilitas umum,” tandasnya.(*)




















