Lamongan, tagarJatim.id – Calon Jamaah Haji (CJH) asal Lamongan, Jawa Timur, bernama Atiyat binti Ngat menjadi peserta haji tertua dari Kabupaten Lamongan pada tahun 2025. Di usianya yang menginjak 99 tahun 9 bulan, nenek asal Desa Kemlagigede, Kecamatan Turi, ini tetap semangat menjalani ibadah ke Tanah Suci.
Atiyat lahir pada 9 Desember 1925. Meski aktivitasnya mulai terbatas, ia masih tampak sehat dan bersyukur bisa berangkat haji tahun ini. Atiyat terdaftar sebagai jamaah haji melalui KBIHU Matholiul Anwar sejak tahun 2020, dan menjadi satu dari 79 jamaah lansia asal Lamongan yang diberangkatkan tahun ini.
Cucu Atiyat, Tutus, mengaku terkejut saat menerima kabar bahwa sang nenek berangkat haji lebih cepat dari perkiraan.
“Saya kira berangkatnya tahun 2026 atau 2027. Tapi kemarin tiba-tiba dapat telepon dari KUA Kecamatan Turi,” ujarnya haru.
Atiyat sendiri tak kuasa menahan tangis saat mengetahui dirinya akan menunaikan ibadah haji.
“Alhamdulillah, saya senang sekali. Rasanya seperti sudah di Mekah saat dapat kabar itu. Sehari-hari saya masih masak dan bersih-bersih rumah, biasanya masak ikan bader atau mujair,” ungkapnya.
Keluarga besar Atiyat berharap perjalanan ibadah nenek mereka berjalan lancar dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat, menjadi haji mabrur yang diridhai Allah SWT. (*)




















