Kabupaten Malang, tagarjatim.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang tengah mematangkan rencana pembangunan Sekolah Rakyat yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Dua lokasi sudah disiapkan yakni di Desa Jeru, Kecamatan Tumpang dan Desa Srigonco, Kecamatan Bantur.

Di Desa Srigonco, Kecamatan Bantur, Pemkab Malang menyiapkan lahan seluas 9,6 hektare untuk mendukung program nasional Presiden Prabowo Subianto.

Dalam tinjauannya, Direktur Jenderal Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Maulidya Junica, mengatakan bahwa lahan seluas 9,6 hektare telah diakuinya siap dan berpontensi bagus untuk pembangunan sekolah rakyat.

“Kebutuhan lahan untuk sekolah ini memang antara 6 sampai 10 hektare. Di sini sudah hampir 100 persen clear and clean, menurut penjelasan Pak Bupati,” kata Maulidya di sela kunjungannya, Kamis (17/4/2025)

Meski begitu, pembangunan belum bisa langsung dikerjakan. Ada beberapa proses penting yang masih harus dilalui, mulai dari pengecekan legalitas, kesesuaian tata ruang, hingga aspek lingkungan.

“Lahan harus sudah bersertifikat, bebas sengketa, dan memenuhi izin yang dibutuhkan. Verifikasinya lintas kementerian, termasuk Kemensos, Kemendagri, dan tentu saja PUPR,” jelasnya.

Sekolah Rakyat ini dirancang jadi pusat pendidikan terpadu, mulai dari jenjang SD, SMP, hingga SMA. Nantinya akan dibangun 36 ruang belajar dan sejumlah fasilitas pendukung lainnya.

“Kalau lahannya mencukupi, kami akan tambah musala, asrama, bahkan botanical garden untuk kegiatan belajar bercocok tanam,” ungkap Maulidya.

Jika semua berjalan sesuai rencana, pembangunan akan dimulai Juni 2025 dan ditargetkan rampung Februari 2026.

“Insyaallah mulai Juni 2025. Karena ini membangun dari nol, kami harap semua pihak bisa saling mendukung agar berjalan lancar,” tutupnya. (*)

isra mi'raj nabi muhammad saw 1447H