Penulis : Aming Naqsabandi

Kediri, tagarjatim.com – Ratusan peserta mengikuti kompetisi bidang E-Sport dan Cosplay di Kota Kediri, Jawa Timur. Acara ini dikemas dalam Dinus Specta 2024 yang digelar di niversitas Dian Nuswantoro (Udinus) Kediri.

Wakil Dekan Fakultas Ilmu Komputer (FIK) Udinus, Affandy, Ph.D., mengatakan melalui Dinus Specta 2024, pihaknya memberikan wadah bagi siswa untuk berkreasi dan berkompetisi sesuai dengan minat dan bakatnya di bidang e-sport, jsong, dan cosplay. Pasalnya minat dan bakat pada kedua bidang tersebut tidak hanya terjadi di kota-kota besar saja. Bahkan kota kecil seperti Kediri pun memiliki basis penjaringan atlet. Penjaringan itu selama ini melalui ESI cabang Kota Kediri dan komunitas OKAERI.

“Tujuan utama kami agar turut andil menghasilkan pemain muda dalam bidang E-Sports maupun cosplayer yang memiliki bakat dan skill luar biasa. Kami juga ingin mengenalkan Udinus Kediri secara langsung kepada para siswa SMA/SMK,” terangnya Sabtu (3/2/2024).

Ratusan pemain E-sports dan Cosplayer akan bersaing di Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Kota Kediri dan diselenggarakan pada 3 Februari 2024. Para pemenang di setiap kategori akan berhak untuk mendapatkan hadiah puluhan juta hingga beasiswa pendidikan. Cosplayer Piikappi, EG48 dan Meitanidya akan turut hadir dan menyemarakkan Dinus Specta tahun ini.

Affandy menambahkansaat memberikan informasi mengenai Dinus Specta, ia pun berharap kegiatan ini akan menumbuhkan semangat berkompetisi. Khususnya bagi siswa SMA/SMK yang mengikuti kegiatan lomba kali ini.

“Harapan kami dengan adanya Dinus Specta akan muncul pro player dan Cosplayer yang nantinya mampu mengharumkan nama Indonesia di kancah nasional maupun internasional. Pesan kami untuk para peserta, dengan total hadiah puluhan jutaan rupiah ini tetap junjung tinggi sportivitas saat berlomba,” kata dia.

Dinus Specta dirancang sebagai panggung bagi pelajar di Karesidenan Kediri dan sekitarnya meningkatkan bakat dan minat pada kedua bidang tersebut.

Kompetisi ini memiliki peran penting. Tidak hanya mengembangkan bakat mereka, juga sebagai langkah kampus dalam mencari bibit-bibit unggul di dunia e-sport maupun cosplay.

Kompetisi yang digelar tiap tahunnya itu. Pembukaannya dihadiri oleh Kasi Pendidikan Menengah Kejuruan Cabdin Provinsi Jatim Sidik Purnomo dan Ketua ESI Kota Kediri Zamzam Guntur.

Ada sekitar 600 peserta yang ikut dalam kompetisi ini. Mereka berasal berbagai sekolah di Kota Kediri dan sekitarnya.

Nikitania, salah seorang peserta lakon kostum mengaku ia merasa gugup ikut kompetisi ini. Namun, ia sudah berlatih tiga hari lalu dan berharap bisa dapat hasil maksimal.

Dalam lakon kostum ini, ia membawakan tokoh Kirara yang merupakan karakter baru Genshin Impact. Karakter baru Genshin Impact ini merupakan gadis berpenampilan layaknya kucing, dengan ekor dua dan memiliki telapak kaki seperti kucing.

“Ini pertama kali ikut lomba, rasanya seru bisa tampil di sini. Lawannya bagus-bagus semua,” kata Nikitania yang masih duduk di bangku kelas 2 SMA di Kota Kediri itu. 

Berikut pemenang kompetisi Mobile Legend, juara 1 adalah ASTR Legend, juara II SeventinX, juara III dari SMAN 2 PARE dan MVP yakni ASTR Legend.

PUPG Mobile, juara I adalah Tim PELE, juara II ANTI GEDOR, juara III adalah NGWSM dan MVP adalah Tim PELE.

Untuk Jsong, juara I yakni Nikitania Belva Candra dari SMAN 3 Kediri, juara II yakni M. Mido Rafif H dari SMAN 2 Kediri, juara III adalah Melia Rosita Ariyanti dari SMK Cahaya Surya Kediri dan favorit adalah Eva Natasya dari umum.

Sedangkan COSWALK, yakni Ferrencya Audina Rudianissa dari SMAN 2 Kediri sebagai juara I, kemudian Mahardhika Adirangga dari SMK PGRI 1 Kediri juara II, lalu Atika Hani’an Ainani sebagai SMAN 4 Kediri, dan Abdi Satrio Broto N dan Dicky Yoga Syahputra favorit. (*)

isra mi'raj nabi muhammad saw 1447H