Kota Batu, tagarjatim.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memastikan bahwa perbaikan Jalan Sumber Brantas Jalur Pacet-Cangar yang sempat terdampak longsor pada 3 April lalu, hampir selesai 100 persen.

Sejauh ini, kata Khofifah, Pemprov Jatim telah melakukan pemerataan tanah di lokasi longsor oleh Dinas PU Bina Marga UPT PJJ Mojokerto. Selain itu penggantian baterai Early Warning System (EWS) di atas titik longsor juga telah dilakukan oleh tim BPBD Jatim dan BPBD Kabupaten Mojokerto.

“Terkait perkembangan di jalur Pacet-Cangar yang mengalami longsor, sudah kita benahi dengan cepat dan tepat. Hari ini dilanjutkan pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT). Mohon doa semoga semua lancar,” ujar Khofifah di Kota Batu, Rabu (16/4/2025).

Setelah tahap itu rampung, kata Khofifah, proses selanjutnya akan fokus pada proses pengerjaan terasering di area perbukitan sepanjang jalur tersebut. Hal ini dilakukan guna mencegah longsor susulan.

“Total progres pembuatan plengsengan sudah mencapai 75 persen dan untuk pemasangan bambu mencapai 15 persen,” tambahnya.

Gubernur Khofifah menambahkan, untuk mempercepat pengerjaan tersebut, pihaknya telah mendatangkan tambahan alat berat jenis eskavator PC-200.

Selain menambah alat berat, kerja sama lintas sektoral juga dilakukan. Sementara Dinas PU Bina Marga Mojokerto telah memberi dukungan satu unit eskavator untuk melakukan pemerataan tanah.

“Perbaikan ini bisa cepat karena kita bekerja bersama baik dari provinsi maupun daerah. Bahkan Polhut (Polisi Hutan) selalu standby ada personel jaga di sisi Sendi dan Cangar selama perbaikan hingga kegiatan selesai,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Khofifah juga menyebutkan, laporan Safety Officer menunjukkan perkembangan terbaru bahwa tidak ada gerakan tanah di titik longsoran. Hal tersebut terpantau dari tidak adanya pergeseran tanda bendera.

Meski begitu, pembukaan kembali jalur yang menghubungkan Kabupaten Mojokerto – Kabupaten Malang dan Kota Batu ini masih menunggu hasil evaluasi.

Oleh karena itu, Khofifah menjelaskan, kondisi jalur saat ini yang dapat dilalui oleh masyarakat, yaitu dari arah Kota Batu ke Mojokerto, yaitu sampai loket Pemandian Air Panas Cangar (Jalan Cangar – Kecamatan Pacet).

“Untuk arah sebaliknya, dari Mojokerto ke Kota Batu, yang dapat dilalui sampai Rest Area Sendi (Jalan Cangar-Pacet Nomor 26),” tuturnya.

Khofifah menyatakan bahwa pihaknya bersama instansi terkait sedang mempercepat proses normalisasi agar jalur Cangar–Pacet bisa segera dibuka kembali.

Ia menargetkan dalam waktu satu minggu ke depan, jalur tersebut sudah bisa dilalui kendaraan secara normal.

“Kami berharap dalam satu minggu ini jalur Cangar–Pacet bisa kembali dibuka. Saat ini masih proses pemadatan dan terasering lereng untuk keamanan. Setiap hari saya pantau kabarnya,” pungkasnya.

Jalur Cangar–Pacet sebelumnya ditutup total pascatragedi longsor besar. Insiden itu terjadi pada masa libur Lebaran 2025 lalu.

Dalam musibah tersebut, 10 orang dilaporkan meninggal dunia. Mereka adalah penumpang dua mobil yang tertimpa material longsor saat melintasi jalur rawan tersebut.(*)

isra mi'raj nabi muhammad saw 1447H