Kota Malang, tagarjatim.id – Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melalui Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia kembali meluncurkan buku Ensiklopedia Tradisi-Tradisi Kampung, hasil karya mahasiswa peserta program Center of Excellence (CoE) Entrepreneur Perbukuan batch 4.
Peluncuran buku digelar di Toko Buku Togamas Malang pada akhir Maret 2024 dalam format bedah buku. Narasumber dalam acara ini, yaitu Prof. Dr. Joko Widodo, M.Si., memberikan ulasan dari sudut pandang pembaca dan penikmat sastra, sementara Deftania Putri Anggraini, perwakilan penulis, yang menjelaskan proses kreatif di balik penulisan buku.
Kepala Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Arif Setiawan, mengapresiasi inisiatif dan capaian para mahasiswa. Ia berharap karya ini dapat menjadi titik awal untuk riset yang lebih mendalam dalam bidang budaya dan literasi. “Mahasiswa kami menunjukkan bahwa mereka mampu menghasilkan karya ilmiah dan literer yang berkualitas serta relevan dengan pelestarian budaya lokal,” ungkapnya.
Buku Ensiklopedia Tradisi-Tradisi Kampung merupakan luaran dari mata kuliah Penyuntingan Substansif dan Mekanis. Buku ini memuat beragam tradisi lokal yang masih hidup di masyarakat pedesaan, khususnya di Pulau Jawa, mulai dari ritual adat, upacara tradisional, hingga kebiasaan sosial yang diwariskan secara turun-temurun.
Dalam sesi diskusi, Prof. Joko Widodo menyampaikan bahwa buku ini memiliki nilai historis dan emosional tinggi. “Membaca buku ini seperti membuka kembali kenangan masa kecil. Tradisi yang saya alami dulu kini terdokumentasikan dengan baik. Ini adalah bentuk nyata penghargaan terhadap budaya,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya menjadikan buku ini sebagai referensi akademik yang bisa dikembangkan menjadi bahan penelitian atau bahkan pengganti skripsi. Menurutnya, pelestarian budaya sangat penting dalam menghadapi arus globalisasi. “Tradisi bukan sekadar warisan, tapi identitas kolektif yang harus dimaknai dengan benar agar tidak hilang atau disalahartikan,” jelasnya.
Sementara itu, Deftania Putri Anggraini menyampaikan harapannya agar buku ini dapat memperkenalkan kembali budaya tradisional, khususnya kepada generasi muda. Ia berharap buku ini bisa digunakan di lingkungan pendidikan dan turut meningkatkan literasi nasional. “Kami ingin buku ini menjadi bacaan yang ringan, informatif, dan mampu menginspirasi anak-anak muda untuk lebih mencintai budaya mereka,” katanya.
Peluncuran Ensiklopedia Tradisi-Tradisi Kampung menjadi bukti nyata komitmen UMM dalam mendukung pelestarian budaya melalui pendekatan literasi dan kewirausahaan perbukuan. Diharapkan, karya ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus menggali dan mendokumentasikan kekayaan budaya Indonesia dalam bentuk karya edukatif dan bernilai komersial.(*)




















