Tagarjatim.id – Saat berkendara menggunakan mobil baik sebagai pengemudi atau penumpang pastinya tidak jarang dari Anda yang tetap menggunakan ponsel, apa lagi jika jarak yang Anda tempuh tergolong cukup jauh.
Untuk menghilangkan kebosanan saat berkendara Anda biasanya bermain ponsel bahkan juga membaca buku. Faktanya kegiatan bermain ponsel dan membaca buku saat berkendara dapat berbahaya bagi retina Anda.
Bermain ponsel dan membaca buku saat di mobil dapat berisiko merobek retina mata Anda lho. Retina robek adalah kondisi medis serius yang dapat menyebabkan kehilangan penglihatan permanen. Selain karena bermain ponsel atau membaca buku saat berkendara, cedera akibat kecelakaan juga dapat menjadi penyebabnya.
Mengapa Bermain Ponsel atau Membaca Buku saat Berkendara Berisiko?
Saat berkendara, khususnya untuk pengemudi, mata Anda harus fokus pada jalan dan lingkungan sekitar guna menghindari kecelakaan. Namun, jika Anda bermain HP saat berkendara, walau sesaat mata Anda akan terfokus pada layar atau teks. Sehingga tidak mendapatkan fokus yang cukup pada jalan, hal ini selain dapat meningkatkan risiko kecelakaan juga dapat menyebabkan cedera pada mata, khususnya retina Anda.
Proses, Gejala, dan Pencegahan Retina Robek?
Retina robek terjadi ketika lapisan retina mata terpisah dari lapisan di bawahnya. Hal ini dapat disebabkan oleh beberapa kejadian, antara lain:
- Fokus mata yang tidak teratur, mata terlalu sering berpindah fokus dengan frekuensi yang tidak beraturan
- Fokus mata harus bekerja ekstra untuk menyesuaikan fokus terhadap layar atau teks yang terus bergerak
- Pencahayaan kurang ideal
- Mendapatkan pukulan pada bagian mata
- Mengalami kecelakaan.
Hal tersebut dapat memicu ketegangan pada mata, sakit kepala, mual, bahkan dalam beberapa kasus dapat mempercepat risiko lepasnya retina dari jaringan belakang mata. Terutama jika Anda memiliki riwayat rabun tinggi atau trauma mata sebelumnya. Jika retina robek tidak segera diobati, dapat menyebabkan Anda kehilangan penglihatan secara permanen.
Adapun gejala retina robek, seperti terdapat kilatan cahaya pada mata, terdapat bintik-bintik hitam di pandangan, penglihatan kabur, kehilangan penglihatan sebagian bahkan kehilangan total.
Tentu juga ada cara pencegahan yang dapat Anda lakukan guna mengurangi resiko retina robek, antara lain:
- Hindari bermain ponsel dan membaca buku saat berkendara, baik sebagai pengemudi maupun penumpang.
- Fokus pada jalan dan lingkungan sekitar saat berkendara.
- Gunakan kacamata pelindung saat berkendara untuk melindungi mata sari cedera.
- Melakukan pemeriksaan mata secara teratur untuk mendeteksi masalah retina sejak dini.
Dengan memahami risiko dan gejala retina robek, Anda dapat mengambil tindakan pencegahan untuk melindungi mata serta mencegah kehilangam penglihatan permanen. (*)




















