Kota Malang, tagarjatim.id – Menghadapi arus balik Lebaran 1446 H, Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Nanang Haryono, intensif melakukan monitoring langsung ke sejumlah jalur utama dan alternatif di wilayah Kota Malang. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi kemacetan dan potensi kecelakaan lalu lintas selama masa libur Lebaran.

Sejak dimulainya Operasi Ketupat Semeru 2025, Kombes Pol Nanang bersama jajarannya aktif turun ke lapangan memantau titik-titik rawan kepadatan. Lokasi yang menjadi fokus pengawasan meliputi Exit Tol Madyopuro Kedungkandang, Jalan A. Yani (Blimbing), Jalan Tlogomas (Lowokwaru), dan Jalan Raya Kacuk menuju Pakisaji (Kabupaten Malang).

“Kami cek langsung jalur utama, alternatif, serta perlintasan kereta api yang dekat dengan area padat lalu lintas. Tujuannya agar arus balik berjalan aman dan lancar,” jelas Kombes Pol Nanang.

Upaya ini merupakan tindak lanjut arahan Kapolri dan Kapolda Jatim dalam rangka mendukung program “Mudik Aman, Keluarga Nyaman”.

Selain pengawasan arus lalu lintas, jajaran Polresta Malang Kota juga aktif menyampaikan imbauan keselamatan kepada pemudik, terutama di titik-titik yang biasa digunakan untuk beristirahat. Pengemudi diimbau untuk tidak memaksakan perjalanan jika lelah atau mengantuk, dan segera menepi ke rest area, pos pengamanan (Pospam), atau pos pelayanan (Posyan) terdekat.

“Kami terus mengingatkan pentingnya keselamatan berkendara melalui media sosial, elektronik, maupun cetak,” tambahnya.

Guna memastikan keamanan angkutan umum, Satlantas Polresta Malang Kota bersama Kementerian Perhubungan juga menggelar ramp check (Ramcek) di Terminal Tipe A Arjosari. Pemeriksaan ini meliputi kondisi fisik kendaraan, kelayakan jalan, dan kesiapan pengemudi serta kru.

“Ramcek penting untuk memastikan armada dan awak kendaraan siap beroperasi demi keselamatan penumpang,” tegas Kombes Pol Nanang.

Selama masa Lebaran 1446 H, Polresta Malang Kota mengerahkan lebih dari 550 personel gabungan untuk menjaga kelancaran arus mudik, balik, dan pergerakan wisatawan.

Dengan posisi strategis Kota Malang sebagai jalur persinggahan dan destinasi wisata, pengawasan ini diharapkan mampu menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif.(*)

isra mi'raj nabi muhammad saw 1447H