Kabupaten Sidoarjo, tagarjatim.id – Suasana duka menyelimuti warga Kecamatan Sukodono, Sidoarjo, pada Jumat (4/4/2025) malam. Enam anggota keluarga asal Desa Kloposepuluh dan Desa Suruh yang menjadi korban longsor di jalur Pacet-Cangar, Kota Batu, dimakamkan hampir bersamaan. Prosesi pemakaman berlangsung di dua lokasi berbeda, disaksikan ratusan warga dan kerabat yang memadati area sejak sore hari.
Musibah terjadi saat satu keluarga besar ini tengah melakukan perjalanan silaturahmi ke rumah besan di Batu. Namun nahas, kendaraan yang mereka tumpangi — sebuah Toyota Innova Reborn — tertimpa longsor di jalur rawan yang menghubungkan kawasan Cangar dengan Mojokerto.
Jenazah para korban tiba di rumah duka sekitar pukul 19.47 WIB dengan beberapa ambulans, salah satunya milik RS Bhayangkara Hasta Brata, Kota Batu.
Usai disholatkan di masjid terdekat, para jenazah diberangkatkan ke pemakaman dan dimakamkan sekitar pukul 20.32 WIB. Isak tangis pecah dari keluarga dan kerabat yang mengantar hingga ke liang lahat.
Di TPU Desa Kloposepuluh, lima jenazah dikuburkan dalam tiga liang lahat. H. Wahyudi (71) dimakamkan berdampingan dengan istrinya, Hj. Jainah (61). Dua cucu mereka — Syahrul Nugroho Rangga Setiawan (6) dan Putri Qiana Ramadhani (2) — dikebumikan dalam satu liang lahat. Sedangkan Rani Anggraeni (28), istri dari Madjid, dimakamkan terpisah. Jenazah Saudah (70), orang tua Rani, , dimakamkan di TPU Desa Suruh.
Keluarga menyebut, tujuh orang berada dalam mobil tersebut saat longsor terjadi. Mereka berangkat dari Sidoarjo menuju Batu pada Kamis (3/4) sore.
“Itu sekeluarga, mereka ke sana mau silaturahmi ke Batu. Itu perjalanan mau berangkat,” ujar Charisun, saudara dari almarhum Wahyudi, saat ditemui di rumah duka.
Madjid Zatmo Setio (MD), salah satu penumpang, menjadi korban pertama yang ditemukan pada hari pertama pencarian. Sementara enam anggota keluarga lainnya berhasil dievakuasi tim SAR gabungan keesokan harinya setelah bekerja keras menembus medan berat dan cuaca yang tak menentu.
Berikut data lengkap korban dalam mobil Toyota Innova Reborn:
1. Madjid Zatmo Setio (MD)
Jenis Kelamin: Laki-laki
Alamat: Kloposepuluh RT 10 RW 2, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo
2. Rani Anggraeni (MD)
Usia: 28 tahun
Jenis Kelamin: Perempuan
Alamat: Kloposepuluh RT 10 RW 2, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo
3. Syahrul Nugroho Rangga Setiawan (MD)
Usia: 6 tahun
Jenis Kelamin: Laki-laki
Alamat: Kloposepuluh RT 10 RW 2, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo
4. Putri Qiana Ramadhani (MD)
Usia: 2 tahun
Jenis Kelamin: Perempuan
Alamat: Kloposepuluh RT 10 RW 2, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo
5. H. Wahyudi (MD)
Usia: 71 tahun
Jenis Kelamin: Laki-laki
Alamat: Kloposepuluh RT 10 RW 2, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo
6. Hj. Jainah (MD)
Usia: 61 tahun
Jenis Kelamin: Perempuan
Alamat: Kloposepuluh RT 10 RW 2, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo
7. Saudah (MD)
Usia: 70 tahun
Jenis Kelamin: Perempuan
Alamat: Desa Suruh RT 18 RW 5, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo
Selain tujuh korban dalam satu mobil keluarga, tercatat tiga korban lainnya berasal dari kendaraan berbeda, yakni sebuah mobil pick-up yang juga tertimpa longsor di jalur yang sama. Ketiganya merupakan warga Jati Jejer, Trawas:
1.Mikaila F.Z. (MD)
Usia: 3,5 tahun
Jenis Kelamin: Perempuan
Alamat: Urung-urung, Jati Jejer, Trawas
2. Ahmad Fiki Muzaki (MD)
Usia: 28 tahun
Jenis Kelamin: Laki-laki
Alamat: Urung-urung, Jati Jejer, Trawas
3. Fitria Handayani (MD)
Usia: 27 tahun
Jenis Kelamin: Perempuan
Alamat: Urung-urung, Jati Jejer, Trawas
Bencana longsor di jalur Pacet-Cangar ini menjadi duka mendalam, bukan hanya bagi keluarga korban, tetapi juga bagi masyarakat Sidoarjo dan Mojokerto. Jalur tersebut kini kembali diwaspadai sebagai titik rawan bencana saat musim hujan. (*)




















