Kabupaten Sidoarjo, tagarjatim.id – Moda transportasi Bus masih menjadi favorit bagi sebagian pemudik. Hal ini terlihat dari lonjakan penumpang di Terminal Purabaya yang kembali mengalami lonjakan penumpang secara signifikan selama musim Lebaran.

Hingga Kamis (3/4/2025) pukul 20.00 WIB, ribuan orang memadati area terminal, baik yang baru tiba maupun yang hendak berangkat ke berbagai tujuan. Kepadatan ini terjadi seiring berakhirnya libur panjang dan banyaknya warga yang bersiap kembali ke kota asal mereka.

Pada layanan bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP), sebanyak 182 armada telah tiba dengan membawa 1.012 penumpang, sementara 246 bus berangkat dengan total 4.180 penumpang. Sementara itu, di sektor Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP), tercatat 402 bus tiba dengan 8.096 penumpang, serta 330 bus berangkat dengan membawa 9.517 penumpang.

Angka tersebut bahkan lebih tinggi pada hari sebelumnya, Rabu (2/4). Terminal mencatat kedatangan 383 kendaraan AKAP yang membawa 2.204 penumpang, serta keberangkatan 425 bus dengan total 9.544 penumpang. Di sektor AKDP, sebanyak 662 kendaraan tiba dengan 12.860 penumpang, sementara keberangkatan mencapai 654 kendaraan dengan membawa 20.873 penumpang.

Januar, petugas Humas Terminal Purabaya, menyatakan bahwa lonjakan ini sudah diprediksi sebelumnya.

“Kami memperkirakan peningkatan jumlah penumpang, terutama setelah libur panjang Lebaran. Rute-rute utama seperti Surabaya, Malang, dan Yogyakarta menjadi yang paling padat,” ujarnya, Kamis (3/4).

Menghadapi lonjakan tersebut, petugas terminal bekerja ekstra untuk memastikan kelancaran operasional. Mereka terus memantau jadwal bus, mengatur arus keluar-masuk kendaraan, serta memastikan fasilitas pendukung seperti ruang tunggu dan layanan informasi berfungsi dengan baik.

“Kami ingin memastikan penumpang mendapatkan layanan terbaik, terutama di saat arus mudik dan balik yang sangat sibuk,” tambahnya.

Sementara itu, beberapa penumpang merasakan dampak dari kepadatan yang terjadi. Natasa, seorang penumpang tujuan Yogyakarta, mengungkapkan harapannya agar pengelola terminal dapat lebih mengatur antrean saat jam sibuk.

“Saat antrean panjang, kondisi di area keberangkatan terasa cukup sesak. Semoga ada lebih banyak petugas yang membantu mengatur arus penumpang,” ujarnya.

Puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 5 hingga 7 April. Untuk mengantisipasi lonjakan lebih lanjut, petugas mengimbau penumpang agar datang lebih awal dan memperhatikan jadwal keberangkatan mereka.

“Untuk saat ini, H+2 masih tergolong lebih landai dibandingkan H+1 yang sangat ramai. Namun, kami terus memantau situasi agar perjalanan penumpang tetap lancar,” tuturnya.

Selain memastikan kelancaran perjalanan, pengelola Terminal Purabaya juga terus meningkatkan kebersihan dan kenyamanan fasilitas terminal. Upaya ini dilakukan agar para penumpang tetap merasa nyaman di tengah tingginya mobilitas selama periode Lebaran, sekaligus memberikan pengalaman perjalanan yang lebih baik bagi masyarakat. (*)

isra mi'raj nabi muhammad saw 1447H