Kota Batu, tagarjatim.id – Wacana beroperasinya layanan shuttle bus wisata di Kota Batu, Jawa Timur mendapat perhatian dari Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Onny Ardianto. Menurutnya, layanan ini juga memerlukan pengintegrasian dengan moda transportasi lokal lain.

Pengintegrasian ini diharapkan dapat semakin mempermudah wisatawan untuk mengakses destinasi wisata lebih luas. Seperti desa-desa wisata tematik atau destinasi lain yang berada di area luar jangkauan moda bus.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Onny Ardianto menuturkan apresiasinya atas layanan ini. Program ini bertujuan untuk mengurangi kemacetan serta mempermudah wisatawan dalam menjangkau berbagai destinasi wisata di kota tersebut.

”Saya kira ke depannya perlu diintegrasikan dengan moda transportasi lain, seperti angkutan kota, dokar dan lain-lain sekaligus mendukung ekonomi kerakyatan,” kata Onny, Minggu (23/3/2025).

Namun, usulan ini masih bersifat kajian dan akan dilakukan pembahasan lebih lanjut ke depannya. Namun dalam waktu dekat, Pemkot Batu akan mengadakan uji coba layanan shuttle bus wisata pada 2-7 April 2025.

Shuttle bus ini merupakan hasil karya karoseri Adi Putro berkapasitas hingga 30 penumpang. Desain bus dibuat ramah lingkungan, sejalan dengan komitmen Pemerintah Kota Batu dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.

Nantinya dari hasil uji coba ini akan diambil sejumlah evaluasi untuk melakukan perbaikan dan penyesuaian guna memastikan layanan ini dapat memenuhi kebutuhan masyarakat.

Diharapkan, kehadiran shuttle bus keliling Kota Batu dapat menjadi solusi transportasi yang efisien dan mendukung keberlanjutan pariwisata di kota yang dikenal sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Jawa Timur ini.

Shuttle bus nantinya dijadwalkan beroperasi pukul 08.00 WIB setiap hari selama masa uji coba. Wisatawan dapat menikmati layanan ini secara gratis hingga periode uji coba berakhir.

Jika hasil evaluasi menunjukkan respons baik dari masyarakat, maka akan dipertimbangkan penerapan tarif serta kemungkinan integrasi dengan sistem parkir atau mekanisme tiket.

Dengan adanya shuttle bus wisata ini, diharapkan para wisatawan dan warga Kota Batu dapat menikmati perjalanan yang lebih aman dan nyaman, sekaligus membantu mengurangi kepadatan lalu lintas yang sering terjadi saat musim liburan.

Sementara Wali Kota Batu Nurochman menuturkan apresiasi atas inovasi dari Polres Batu ini. Menurutnya, shuttle bus ini adalah upaya Pemkot Batu menyediakan transportasi umum yang terintegrasi dan ramah lingkungan.

”Dengan rute yang mencakup lokasi wisata dan pusat keramaian, kami berharap layanan ini dapat memudahkan pergerakan warga dan wisatawan, sekaligus mengurangi kemacetan di kawasan wisata,” tuturnya.

Lalu, Kapolres Batu AKBP Andi Yudha Pranata menekankan pentingnya aspek keamanan dalam operasional shuttle bus. Ia akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan layanan ini berjalan lancar dan aman bagi semua pengguna.

”Keamanan dan keselamatan penumpang adalah prioritas utama,” ujarnya. (*)

isra mi'raj nabi muhammad saw 1447H