Kota Surabaya, tagarjatim.id – Menjelang musim mudik Lebaran 2025, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo Regional 3 telah menyiapkan strategi khusus untuk menghadapi lonjakan penumpang.

Dengan libur panjang yang berlangsung dari 28 Maret hingga 7 April 2025 serta kebijakan Work From Anywhere (WFA) bagi ASN dan pegawai BUMN, arus mudik tahun ini diprediksi meningkat signifikan.

Senior Manager Hukum dan Humas Pelindo Regional 3, Karlinda Sari, mengungkapkan bahwa jumlah pemudik tahun ini diperkirakan naik 10% dibandingkan tahun lalu, mencapai lebih dari 725.000 orang. Selain itu, pergerakan kendaraan melalui layanan Roro juga diproyeksi meningkat sekitar 10%, dengan lebih dari 97.000 unit kendaraan.

“Kami telah melakukan berbagai persiapan guna memastikan kelancaran arus mudik, mulai dari peningkatan fasilitas hingga penguatan koordinasi dengan instansi terkait. Pelindo berkomitmen memberikan pelayanan terbaik agar perjalanan para pemudik tetap aman dan nyaman,” ujar Karlinda di Surabaya, Sabtu (22/3/2025).

Untuk menghadapi lonjakan pemudik, Pelindo Regional 3 telah mengambil sejumlah langkah, di antaranya:

✔ Peningkatan fasilitas terminal, termasuk ruang tunggu, mushola, toilet, dan ruang laktasi.

✔ Penambahan petugas operasional untuk mempercepat pelayanan di terminal.

✔ Prioritas layanan bagi kelompok rentan, seperti lansia, ibu hamil, anak-anak, dan penyandang disabilitas.

✔ Penyediaan posko kesehatan dan petugas medis untuk menangani keadaan darurat.

Selain itu, Pelindo juga telah berkoordinasi dengan BMKG, KSOP, dan otoritas pelayaran untuk memantau kondisi cuaca, serta meningkatkan keamanan dengan menambah 25% personel pengamanan dan melakukan patroli di titik-titik rawan.

Untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan, pengaturan lalu lintas dan area parkir telah disiapkan di pelabuhan utama seperti Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Pelabuhan Kumai, dan Pelabuhan Tenau Kupang.

Pelindo Regional 3 yang mengelola 20 terminal penumpang di tujuh provinsi memprediksi puncak arus mudik akan terjadi mulai H-7 hingga H+7 Lebaran.

“Kami terus mengoptimalkan seluruh sumber daya agar arus mudik berjalan lancar. Dengan persiapan yang matang, kami berharap pemudik dapat menikmati perjalanan yang aman dan nyaman,” tutupnya. (*)

isra mi'raj nabi muhammad saw 1447H