Jember, tagarjatim.id – Warga di Desa Mrawan, Kecamatan Mayang, Jember dikejutkan dengan kabar penemuan jenazah bayi yang diduga dibuang di aliran sungai yang ada di desa tersebut.

Bayi perempuan yang sudah tidak bernyawa itu diduga baru berusia 1-2 hari, karena masih terdapat kulit memerah, seperti lazimnya bayi yang baru lahir.

Peristiwa penemuan jenazah bayi tersebut terjadi pada Jumat (21/03) sore kemarin, menjelang waktu berbuka puasa. Hingga kini, polisi masih terus mencari sosok yang diduga membuang jenazah bayi tersebut.

“Kita tadi sudah lakukan olah TKP lagi. Bermula dari ada warga yang hendak mandi di sungai tersebut, lalu menemukan ada mayat bayi mengapung dekat tumpukan sampah,” tutur Kapolsek Mayang Iptu Sugeng Romdoni saat dikonfirmasi Sabtu, (22/03/2025).

Semula warga tersebut mengira benda itu adalah boneka. Namun setelah didekati, ternyata itu adalah bayi yang sudah tak lagi bernyawa.

“Saat itu juga saksi bergegas melapor ke perangkat RT RW yang kemudian diteruskan ke kepolisian,” sambung Sugeng.

Jenazah bayi malang tersebut dibawa ke Puskesmas Mayang untuk dilakukan visum tahap awal.

“Dari pemeriksaan dokter puskesmas, diduga bayi ini lahir pagi hari, sebelum diduga dibuang pada sore harinya,” papar Sugeng.

Saat ditemukan, sudah tidak terdapat tali pusar dan ari-ari pada jenazah bayi yang menunjukkan kemungkinan proses persalinan dilakukan dengan bantuan tenaga medis ataupun dukun bersalin.

Polisi masih terus melakukan pengumpulan bukti-bukti, termasuk mencari informasi perempuan yang hamil di sekitar lokasi penemuan.

“Sekarang jenazah bayi sudah ada di kamar mayat RSD dr. Soebandi Jember untuk proses visum dan pemeriksaan fisik lebih lanjut,” pungkas Sugeng. (*)

isra mi'raj nabi muhammad saw 1447H