Magelang, Tagarjatim.id – Sebanyak 505 kepala daerah dari seluruh Indonesia mengikuti retret kepemimpinan di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah. Kegiatan yang berlangsung sejak 21 Februari 2025 ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antar daerah, meningkatkan wawasan kepemimpinan, serta menyelaraskan program strategis pemerintah pusat dengan visi pembangunan di masing-masing daerah.

Wali Kota Batu, Nurochman, yang turut serta dalam retret ini, menilai kegiatan tersebut sebagai momentum berharga bagi para pemimpin daerah untuk berkolaborasi dan bertukar gagasan demi kemajuan bersama.

“Retret ini sangat positif karena selain menambah wawasan dan pengalaman, juga menjadi ajang berbagi ide serta mempererat hubungan antar kepala daerah. Dengan adanya forum ini, kami bisa mengenali potensi daerah lain dan mencari peluang kerja sama yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Nurochman, Rabu (26/2/2025).

Menurutnya, salah satu aspek penting dalam retret ini adalah memperkuat rasa persatuan antar pemimpin daerah dari Sabang hingga Merauke. Ia berharap kegiatan serupa bisa menjadi agenda rutin di tahun-tahun mendatang untuk memperkuat koordinasi dan efektivitas kepemimpinan di daerah.

“Kami tidak hanya berdiskusi dan berbagi pengalaman, tetapi juga mencari solusi bersama atas tantangan yang dihadapi di berbagai wilayah. Semangat kolaborasi ini sangat penting untuk menciptakan pemerintahan yang lebih baik dan inovatif,” tambahnya.

Retret ini mencakup berbagai sesi pelatihan, diskusi strategis, serta refleksi kepemimpinan yang dipandu oleh narasumber berpengalaman, termasuk Gubernur Lemhannas dan beberapa menteri. Para kepala daerah juga dibekali dengan strategi penyelesaian masalah, penguatan ideologi kebangsaan, serta inovasi dalam pelayanan publik.

Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata dalam pengembangan kebijakan di tingkat daerah serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Kami berkomitmen untuk mengimplementasikan hasil dari retret ini demi pembangunan Kota Batu yang lebih maju, berdaya saing, dan sejahtera,” tegas Nurochman.

Dengan adanya retret ini, kepala daerah di seluruh Indonesia diharapkan dapat semakin solid dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif dan berorientasi pada kepentingan rakyat. Kegiatan ini dijadwalkan akan berakhir pada 28 Februari 2025. (*)

 

isra mi'raj nabi muhammad saw 1447H