Kabupaten Malang, tagarjatim.id– Petugas Damkar Kabupaten Malang unjuk kebolehan memadamkan api hingga evakuasi ular di hadapan Wakil Bupati Malang, Hj Lathifah Shohib, di halaman Pendopo Agung, Senin (24/2/2025).

Simulasi pertama, Damkar Kabupaten Malang mengevakuasi ular berbisa. Mulai dari ular piton hingga ular King Kobra yang berbisa dievakuasi oleh Damkar Kabupaten Malang beserta relawan.

Tampak simulasi evakuasi ular berbisa tersebut berlangsung menegangkan. Seorang relawan Damkar Kabupaten Malang harus berjibaku menaklukkan ular kobra yang berbisa.

Terlebih saat hendak dievakuasi, ular kobra tersebut menyemburkan bisa yang beracun. Simulasi selanjutnya, petugas Damkar Kabupaten Malang memadamkan kebakaran api.

Api merah berkobar saat simulasi. Dengan menggunakan peralatan dan mobil damkar, petugas langsung bergegas menuju lokasi untuk memadamkan api.

Sebelum dilaksanakan pemadaman, petugas terlebih dahulu melakukan pemantauan dan observasi. Setelah itu, petugas menyemprotkan air untuk memadamkan api.

Di samping itu, petugas Damkar Kabupaten Malang juga melakukan penyelamatan atau vertikal rescue. Berbagai simulasi yang dilakukan ini menandakan Damkar serba bisa untuk menolong masyarakat yang membutuhkan.

Wabup Malang Hj Lathifah Shohib memberikan apresiasi terhadap kinerja petugas Damkar Kabupaten Malang. Sebagai informasi, dalam menjalankan tupoksinya, Damkar di bawa kewenangan Satpol PP Kabupaten Malang.

“Hari ini merupakan momentum sangat penting untuk mengapresiasi peran serta dedikasi petugas Damkar Kabupaten Malang yang telah berkerja tanpa kenal lelah dalam melindungi masyarakat dari kebakaran maupun bencana lainnya,” ujar Lathifah.

Sementara itu, Kabid PPK Satpol PP Kabupaten Malang Sigit Yunianto mengatakan, pihaknya pada kesempatan ini melakukan simulasi evakuasi ular, pemadaman kebakaran dan vertikal rescue.

“Dalam simulasi ini menunjukkan tidak ada petugas ahli yang ada petugas terlatih. Kami lakukan terus menerus dan juga simulasi ini dilakukan untuk sosialisasi kepada masyarakat,” pungkasnya. (*)

isra mi'raj nabi muhammad saw 1447H