Kota Blitar, tagarjatim.id – Upaya penyelundupan obat keras berbahaya jenis pil koplo ke dalam Lapas Kelas ll B Blitar, kembali terjadi. Kali ini, paket pil koplo sebanyak 800 butir diselundupkan ke dalam lapas, dengan cara dilempar dari luar pagar.

Petugas jaga berhasil menggagalkan upaya penyelundupan ini saat melakukan kontrol dan menemukan barang bukti di ruang terbuka, depan sel C 2 khusus narapidana.

“Lapas Blitar sedang dibombardir peredaran narkoba jenis pil koplo. Setelah dua kali gagal melalui makanan kering tempe, kini dilakukan dengan dilempar dari jalan selatan lapas,” ujar Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban Lapas Kelas ll B Blitar, Agus, kepada wartawan, Jumat (21/2/2025).

Agus menambahkan, pil koplo dikemas dalam plastik berlapis warna hitam, dan dilapisi lakban bening. Berdasar rekaman cctv lapas, aksi pelemparan terjadi pada Kamis dinihari. Pelaku mengenakan jaket hodie, berjalan ke arah utara kemudian melemparkan barang ke arah lapas. Peristiwa pelemparan terjadi sebelum subuh, sementara petugas menemukan sesaat setelah adzan subuh berkumandang.

“Dalam rekaman cctv terlihat sesosok mengenakan jaket gelap dengan penutup kepala (hoodie) melempar di dekat trotoar selatan lapas,” imbuh Agus terkait dugaan pelaku pelemparan narkoba.

Sejauh ini, pihak lapas telah menyerahkan barang bukti kepada Satreskoba Polres Blitar Kota untuk proses penyelidikan. Pihak lapas juga melakukan upaya perang melawan peredaran narkoba, semenjak tiga kali menggagalkan upaya penyelundupan ribuan pil koplo dalam dua bulan ini.

“Kami berkomitmen untuk mewujudkan kawasan lapas Blitar, zero narkoba. Bahkan, kami saat ini juga telah melarang pengiriman makanan kering tempe setelah terjadi dua kasus kemarin, ” ucap Agus memungkasi wawancara wartawan. (*)

isra mi'raj nabi muhammad saw 1447H