Kabupaten Blitar, tagarjatim.id – Satlantas Polres Blitar mengajak puluhan anak anak TK mengikuti edukasi ketertiban berlalu lintas dan mengenal rambu, di taman lalu lintas WBB, yang diakui sebagai taman lalu lintas terbaik dan terlengkap di Indonesia, Senin (10/2/25).

Mereka tampak antusias mengikuti petugas satlantas yang memandu, dengan gaya unik dan jenaka. Edukasi sejak dini ini agar kesadaran berlalu lintas di Kabupaten Blitar tumbuh sejak usia dini, sehingga diharapkan bisa menekan angka kecelakaan.

“Kami melakukan upaya preventif, sosialisasi dikuatkan, salah satunya difasilitasi oleh taman lalu lintas WBB, dan saya meyakini ini adalah taman paling baik, bagus dan komprehensif yang saya pernah temui, saya berani mengakui ini adalah taman terbaik di Indonesia dengan simulasi lengkap,” kata Kapolres Blitar AKBP Arif Fazlurahman kepada wartawan di sela acara.

Kapolres menambahkan, edukasi di taman dengan pepohonan rindang ini dilakukan kepada anak TK agar mereka bisa ikut berperan dalam keselamatan berlalu lintas sejak dini. Anak-anak akan mengingatkan kepada orang tuanya tentang pentingnya kesadaran berlalu lintas jika telah mengenal rambu dan tertib dalam berkendara. Apalagi, orang tua akan malu jika diingatkan oleh anak kecil.

“Kita akan memupuk kesadaran berlalu lintas sejak dini, kemudian mereka nanti bisa mengingatkan orang tua agar memakai helm dan tertib lalu lintas lainnya,” imbuh mantan Kasatlantas Polrestabes Surabaya ini.

Catatan Polres Blitar tentang angka kecelakaan tahun 2024 cukup tinggi, yaitu 133 nyawa melayang dari 442 kasus kecelakaan. Dan yang memprihatinkan 30 di antaranya adalah anak anak direntang usia 10 sampai 15 tahun.

” Untuk itu di awal tahun 2025 ini kami mengambil tindakan strategis dalam rangka menekan angka kecelakaan, dengan meningkatkan upaya kepatuhan, karena kecelakaan selalu diawali dengan pelanggaran,” jelas Kapolres.

Data lain yaitu dari angka 133 korban kecelakaan meninggal yang terjadi di wilayah hukum Polres Blitar, 109 di antaranya tidak memiliki SIM.

“Artinya belum teredukasi cara berkendara yang baik, dan ini data yang berbicara ya,” pungkasnya. (*)

isra mi'raj nabi muhammad saw 1447H