Kabupaten Malang, tagarjatim.id – Budidaya ikan nila semakin berkembang di Kabupaten Malang dan menjadi sektor ekonomi yang menjanjikan. Salah satu sentra budidaya Ikan Nila yang sukses berada di Desa Sitirejo, Kecamatan Wagir, yang mampu meraup puluhan juta rupiah setiap panen.
Potensi besar ini menarik perhatian Bupati Malang, Sanusi, yang menjadikan lokasi tersebut sebagai salah satu destinasi dalam program Sambang Desa pada Jumat (7/2/2025). Dalam kunjungannya, Sanusi melihat langsung budidaya ikan nila berbasis masyarakat yang telah berjalan sejak 2020.
“Ini merupakan salah satu inovasi peningkatan ekonomi masyarakat yang juga mampu menyerap tenaga kerja,” ujar Sanusi.
Sanusi juga mengungkapkan, berdasarkan laporan Kepala Desa Sitirejo, usaha budidaya ikan nila di desa tersebut saat ini dikelola oleh enam orang dengan total 60 kolam. Setiap kolam berisi antara 800 hingga 1.200 ekor ikan, namun hasil panennya baru mencapai 1,5 kuintal per bulan. Angka ini masih jauh dari permintaan pasar yang mencapai 5 kuintal per bulan.
“Kepala desa tadi menyampaikan bahwa sudah ada lahan untuk pengembangan usaha ini. Saya minta kepada Kepala Dinas Perikanan untuk membantu kelancaran budidaya ikan nila ini,” tambah Sanusi.
Sementara itu, Kepala Desa Sitirejo, Buwang Suharjah, menjelaskan bahwa usaha budidaya ikan nila ini mulai dirintis sejak 2020 sebagai upaya pemberdayaan masyarakat, terutama bagi warga yang terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat pandemi COVID-19.
“Kami memulai usaha ini sejak pandemi, karena banyak pegawai yang terkena PHK. Ternyata, budidaya ikan nila ini memberikan hasil yang menjanjikan,” pungkas Buwang Suharjah. (*)




















