Kabupaten Malang, tagarjatim.id – Sebanyak 3 dari 19 korban kecelakaan bus Brimob yang dirawat di RS Lawang Medika dirujuk ke RSSA Malang karena kondisinya yang menurun, Minggu (2/2/2025).
Sementara sisanya hingga kini masih menjalani perawatan intensif di RS Lawang Medika. Selain itu, korban lainnya juga masih dirawat di RSSA Malang.
Humas RS Lawang Medika, Hendrika Dina menjelaskan perkembangan kondisi korban yang dirujuk ke RSSA Malang karena kondisinya menurun dengan cedera berat pada bagian kepala.
Sementara 16 korban sisanya masi dirawat di RS Lawang Medika. ” Dua belas korban sudah rampung dilakukan operasi dan kondisinya sudah membaik, sedangkan 4 korban lainnya hanya mengalami luka ringan,” kata Hendrika, Minggu (2/2/2025).
Para korban kecelakaan bus Brimob di dekat exit Tol Purwodadi, Pasuruan, Sabu (1/2) siang, juga dirawat dirawat di tiga rumah sakit lain. Sebanyak 8 orang dengan luka berat di rawat di RSSA Malang, dan sisanya dirawat di RSUD Lawang dan RS Prima Husada, Singosari.
Sementara itu, hingga kini penyebab pasti kecelakaan bus milik Brimob di dekat Exit Tol Purwodadi belum dirilis ke publik. Bus yang mengangkut rombongan SMA 1 Porong ini mengalami kecelakaan tunggal dengan menabrak pembatas jalan dan tiang penunjuk arah yang memisahkan jalur utama dan exit tol.
Total ada 33 penumpang dan 2 di antaranya meninggal, sedangkan sisanya mengalami luka ringan, sedang, hingga berat dan irawat di empat rumah sakit di Malang. (*)




















