Sidoarjo, Tagarjatim.id – Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Sidoarjo menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak banjir di Desa Kedungbanteng, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo. Bantuan ini merupakan bagian dari program “KADIN Peduli Banjir” sebagai wujud kepedulian terhadap warga yang terdampak bencana.

Bantuan yang diberikan meliputi 170 paket sembako, 20 paket kebutuhan bayi dan balita, 50 paket camilan anak-anak, 200 paket nasi dan minuman, serta lima unit gergaji mesin (chainsaw) untuk membantu normalisasi sungai. Paket sembako yang disalurkan terdiri dari beras 3 kg, gula 1 kg, minyak goreng 1 liter, biskuit, dan mi instan, yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar para korban banjir yang masih bertahan di pengungsian.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis di Balai Desa Kedungbanteng dan diterima langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Sidoarjo, Fenny Apridawati. Acara ini juga dihadiri oleh Pembina KADIN Imam Sugiri, pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo, unsur Forkopimka Tanggulangin, serta anggota Komisi D DPRD Sidoarjo, Kasipah dan Zahlul Yussar.

Ketua KADIN Sidoarjo, Ubaidillah Nurdin, menyampaikan bahwa banjir yang melanda sejumlah wilayah, termasuk Tanggulangin dan Candi, telah berdampak signifikan terhadap perekonomian warga. Aktivitas usaha dan mata pencaharian mereka terganggu, terutama bagi masyarakat yang tinggal di sekitar aliran sungai yang mengalami penyempitan.

“Dari beberapa lokasi yang kami kunjungi, warga yang tinggal di sekitar aliran sungai merasakan dampak paling besar. Mereka membutuhkan bantuan segera, terutama untuk kebutuhan pangan. Oleh karena itu, kami bergerak cepat untuk menyalurkan bantuan ini,” ujar Ubaidillah, Jumat (31/1/2025).

Selain bantuan logistik, KADIN juga menyerahkan lima unit chainsaw kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sidoarjo. Peralatan ini diharapkan dapat membantu upaya normalisasi sungai sebagai langkah mitigasi bencana.

Ubaidillah menegaskan bahwa KADIN tidak hanya berperan dalam pengembangan ekonomi, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap kesejahteraan sosial masyarakat.

“Sebagai organisasi yang peduli terhadap pertumbuhan ekonomi dan sosial, KADIN selalu siap turun tangan dalam membantu masyarakat, terutama saat terjadi bencana seperti ini,” katanya.

Berdasarkan data terbaru, sebanyak 11 desa di Kecamatan Tanggulangin terdampak banjir dengan total 9.121 warga yang mengalami dampak langsung. Hingga saat ini, 162 jiwa dari 359 warga masih mengungsi di Desa Kedungbanteng. Bantuan yang disalurkan diharapkan dapat meringankan beban para korban serta mendukung upaya pemerintah dalam penanganan bencana banjir di Sidoarjo. (*)

isra mi'raj nabi muhammad saw 1447H