Malang, Tagarjatim.id – Jumlah pengunjung di wisata di kawasan Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) saat libur panjang perayaan Isra Mi’raj dan Imlek naik drastis. Pada libur Isra Miraj dan Imlek, tercatat sebanyak 1.951 wisatawan memadati Gunung Bromo.

Kepala Bagian Tata Usaha Balai Besar TNBTS Septi Eka Wardhani menjelaskan kenaikan itu sudah mulai terlihat sejak Jumat, 14 Januari 2025.

Dari data yang dilaporkan kunjungan WNI mencapai 1.892 orang, yang WNA 59 orang sehingga totalnya adalah 1.951 orang pengunjung.

Sedangkan pada Sabtu, 25 Januari 2025, diketahui jumlah pengunjung WNI  mencapai 3.414 orang, WNA ada 115 orang, sehingga totalnya adalah  3.529 orang.

“Per Minggu, 26 Januari 2025, jumlah pengunjung WNI 6.007 orang, WNA 102 orang, total 6.109 orang.  Sedangkan Senin, 27 Januari 2025 ada WNI 5.095 orang, WNA 140 orang dan totalnya adalah 5.235 orang,” jelasnya Senin (27/1/2025).

Ia menambahkan, untuk kunjungan selama liburan ini, diberlakukan kuota tambahan yang dibuka sejak pukul 5.30 WIB setiap hari (kuota harian 2.752 orang) .

“Hal ini untuk mengantisipasi lonjakan jumlah pengunjung selama liburan,” katanya.

Ia menjelaskan, kuota dibuka jam tersebut dengan pertimbangan pengunjung di Pananjakan sudah mulai turun dan tidak akan menambah kepadatan di jalur view point. Kuota tersebut untuk kunjungan non sunrise.

Pihaknya juga tetap memberlakukan pengecekan tiket. “Tentu saja kami harus memeriksa tiket dan discan satu per satu, karena itu adalah bentuk pengawasan kami agar pengunjung yang masuk ke kawasan Bromo dipastikan memiliki tiket sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.

Pihaknya berharap agar pengunjung juga mematuhi aturan yang berlaku di dalam kawasan taman nasional, membeli tiket dengan sesuai aturan, menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan, menghormati adat dan budaya masyarakat Tengger serta senantiasa berhati2 ketika beraktifitas di dalam kawasan taman nasional.

“Kami mengingatkan bahwa tanggal 27 Januari 2025 pukul 15.00 WIB s.d 28 Januari 2025 pukul 23.59 WIB, kawasan wisata Bromo ditutup karena menghormati acara adat Tengger yaitu Penutupan Wulan Kapitu,” pungkas Septi Eka Wardhani. (*)

isra mi'raj nabi muhammad saw 1447H