Sidoarjo, tagarjatim.id – Sebuah pabrik ban yang berlokasi di Jalan Raya Sukodono, Sidoarjo terbakar Senin (27/1/2025) siang. Si jago merah meludeskan bahan karet dan alat produksi di dalam pabrik.
Beruntungnya, insiden itu tidak menimbulkan korban jiwa atau luka-luka. Hanya saja kerugian material diperkirakan cukup besar atas peristiwa itu.
Kebakaran pertama kali diketahui oleh warga sekitar. Asap tebal langsung terlihat membumbung tinggi dari lokasi kebakaran.
“Iya tiba-tiba asap hitam tebal terlihat dari warkop sini. Itu pabrik ban yang terbakar,” ujar Franky, salah seorang penjaga warung kopi di sekitar kejadian.
Meski api sudah terlihat membesar, warga sekitar tidak berani mendekat ke dalam area pabrik yang sudah disterilkan. Mereka hanya bisa melihat kebakaran dari luar pagar pabrik.
“Warga hanya melihat dari area luar pabrik,” jelasnya.
Namun demikian, mereka tidak mengetahui dengan pasti objek apa yang terbakar di dalam pabrik yang terjadi sekitar pukul 11.30 siang ini. Api dengan cepat membesar lantaran banyaknya material yang mudah terbakar.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sidoarjo, Mustain Baladan mengonfirmasi bahwa api berhasil dipadamkan dua jam setelah laporan masuk.
“Awalnya kami mendapat laporan adanya kebakaran pabrik. Api berhasil dipadamkan dua jam kemudian,” ujarnya.
Begitu petugas tiba di lokasi, api sudah membesar dan asap hitam terus membumbung tinggi. Untungnya, orang yang berada di dalam pabrik berhasil menyelamatkan diri sebelum api semakin meluas. Mustain menjelaskan bahwa banyaknya material yang mudah terbakar, seperti bahan karet, membuat api cepat merambat ke seluruh bagian pabrik.
“Yang terbakar bahan karet dan alat produksi,” tuturnya.
Petugas pemadam kebakaran bekerja keras untuk mengendalikan api agar tidak merambat ke bangunan lain.
“Kami lokalisir api terlebih dulu agar tidak merambat ke bangunan lain sembari melakukan pemadaman di objek yang terbakar,” tuturnya.
Meski begitu, kerusakan yang ditimbulkan cukup signifikan mengingat banyaknya material yang terbakar. Hingga saat ini, penyebab pasti dari kebakaran tersebut masih dalam penyelidikan lebih lanjut. Petugas kepolisian dan BPBD masih terus mendalami kemungkinan penyebab kebakaran. (*)




















