TagarJatim.id – Malang United hanya mampu mengoleksi satu poin dari 2 laga yang telah dijalani. Meski demikian, klub berlogo kuda hitam ini masih berpeluang untuk lolos ke fase 16 Besar Liga 4 Jawa Timur. Syaratnya, mereka harus menang di pertandingan terakhir melawan Mojokerto Putra FC yang akan digelar pada Jumat (24/01/2025) pukul 13.15 WIB di Stadion Canda Bhirawa, Kediri.

“Kami harus belajar dari pertandingan ini dan fokus penuh pada laga melawan Mojokerto Putra. Tiga poin di laga terakhir menjadi target mutlak jika kami ingin melangkah ke babak berikutnya,” Ungkap Pelatih Kepala Malang United, Bambang Pujo.

Menanggapi performa anak asuhnya dalam dua laga yang telah dilakoni Malang United, Bambang Pujo mengakui kepercayaan diri anak asuhnya saat bertanding yang menjadi kunci utama jalannya skema dan strategi bermain dilapangan.

Seperti diketahui, pada Laga perdana pemain Malang United tampil dengan kepercayaan diri yang menurun. Sehingga membuat tim kalah telak dengan skor 4 – 0 atas tuan rumah Persedikab Kediri. Sementara pada laga kedua, Bambang Pujo menyebutkan, kepercayaan diri berlebihan setelah unggul dua gol menjadi faktor utama kegagalan timnya mempertahankan kemenangan.

“Anak-anak terlalu percaya diri untuk memenangkan pertandingan kali ini. Setelah unggul dua gol, permainan cenderung menurun, dan itu memberikan ruang bagi lawan untuk mengembangkan permainan,” ujar Bambang Pujo.

Untuk diketahui, pada laga kedua yang di gelar di Stadion Canda Bhirawa Kediri, pada Rabu (22/1/2025), Malang United gagal meraih kemenangan setelah ditahan imbang oleh Bojonegoro FC dengan skor 3-3.

Mengusung skema over attacking, Malang United tampil agresif sejak menit awal. Tim Kuda Hitam langsung unggul cepat melalui eksekusi penalti Ramadhani Setiawan pada menit ke-7 setelah pelanggaran di kotak terlarang.

Hanya berselang 18 menit, Malang United menggandakan keunggulan menjadi 2-0 lewat tendangan keras Rohmanco yang tak mampu diantisipasi kiper Bojonegoro FC. Namun, di penghujung babak pertama, Malang United kehilangan konsentrasi. Skema serangan balik Bojonegoro FC membuahkan gol pada menit ke-45, mengubah skor menjadi 2-1 hingga jeda.

Memasuki babak kedua, Malang United tetap bermain menyerang. Upaya mereka membuahkan hasil ketika Ilham Bimantara mencetak gol sundulan memanfaatkan umpan matang dari Saviola, membuat kedudukan menjadi 3-1 pada menit ke-67.

Namun, keunggulan dua gol justru membuat para pemain Malang United terlihat menurunkan intensitas permainan. Kondisi ini dimanfaatkan oleh Bojonegoro FC untuk menguasai tempo pertandingan. Dalam tujuh menit terakhir, Malang United harus membayar mahal karena kehilangan fokus. Bojonegoro FC mencetak dua gol, tepatnya pada menit ke-83 dan ke-90, yang membuat pertandingan berakhir imbang 3-3. (*)

isra mi'raj nabi muhammad saw 1447H