Kabupaten Malang, Tagarjatim.id – Hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi mengakibatkam bencana longsor terjadi di Dusun Blandit Barat RT 03 Desa Wonorejo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Rabu (22/1/2025). Longsor mengakibatkan jalan penghubung antar Kecamatan tertutup material longsor.

Berdasarkan Laporan Badan Panangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, kejadian serupa juga terjadi di Desa Slatri Kecamatan Kasembon pada Selasa (21/1/2025) malam. Longssor ini juga sempat menutup Jalan Raya Jalur Propinsi penghubung Malang – Kediri.

Menurut Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang Sadono Irawan, peristiwa longsor yang terjadi di dua titik di Kecamatan Singosari dan Kasembon saat ini tengah dilakukan pembersihan terhadap material longsor.

“Terdapat 2 titilk Tanah longsor yang terjadi di Kecamatan Singosari yang merupakan jalan Desa yang menuju Kecamatan Lawang dan di Desa Slatri yang menupakan Jalan Raya Jalur Propinsi penghubung Malang-Kediri,” kata Sadono saat di konfirmasi pada Kamis (23/1/2025)

Sadono merinci, di Kecamatan Singosari tebing setinggi kurang lebih 8m dengan lebar kurang lebih 6m longsor yg mengakibatkan jalan penghubung Dusun. Gunungtumpuk Kecamatan Lawang ke Desa Wonorejo Kecamatan singosari tertutup material longsor.

Sedangkan longsor yang terjadi diwilayah Kecamatan Kasembon mengakibatkan tebing setinggi kurang lebih 20m dengan lebar kurang lebih 7m di Desa Slatri yang merupakan Jalan Raya Jalur Propinsi Malang – Kediri.

“Akibat tanah tanah longsor tersebut arus lalu lintas sedikit terganggu, karena material longsor tidak menutup seluruh bahu jalan, sehingga masih bisa di lalui,”ujar Sadono.

BPBD Kabupaten Malang, saat ini terus meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana tanah longsor, utamanya pada titik yang rawan longsor seperti jalur Malang-Kediri.

“Selain mengirimkan tim untuk melakukan assesment kami juga berkoordinasi dengan instansi terkait serta pemdes (pemerintah desa) setempat untuk penangana tanah longsor,” kata Sadono.

Atas terjadinya bencana tanah longsor tersebut pihak BPBD Kabupaten Malang, langsung bergerak cepat dengan mengirimkan sejumlah personil, untuk bergabung dengan tim dari Muspika Singosari dan Muspika Kasembon, sebagai salah satu bentuk peningkatan kewaspadaan terhadap bencana.

“Pembersihan meterial tanah yang sempat menutup jalan di dua titik tersebut sudah dilakukan pembersihan, saat ini sudah dapat dilalui oleh penguna jalan,”pungkas Sadono.(*)

isra mi'raj nabi muhammad saw 1447H