Kota Malang, tagarjatim.id – Permainan koin jagat yang hingga mendapatkan hadiah ratusan juta rupiah mulai masif bertebaran di media sosial. Bahkan, diantaranya banyak yang mencari koin tersebut hingga ke taman.

Menanggapi hal itu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang mengaku hingga saat ini belum menerima laporan terkait kerusakan akibat permainan itu. Namun, pihaknya tetap membicarakannya hal itu meski tidak secara formal.

“Hanya sekadar obrolan ringan saja, kalau rapat resmi belum. Semoga tidak terjadi di Kota Malang,” kata Laode KB Al Fitra, Kepala Bidang Ruang Terbuka Hijau (Kabid RTH) DLH Kota Malang.

Laode pun mengimbau masyarakat untuk tidak nekat mengorbankan taman demi sebuah permainan. Karena, taman dibuat untuk mempercantik Kota Malang. Selain itu, taman juga dibuat dengan anggaran daerah yang bersumber dari pajak yang dibayar masyarakat sendiri.

“Jangan sampai terjadi kerusakan taman. Apalagi kalau sampai di kawasan Alun-alun Tugu. Sejauh ini tidak ada kejadian,” harap Laode.

Akan tetapi, jika terjadi kerusakan taman akibat ulah oknum masyarakat, Laode mengaku akan bekerjasama lintas OPD. Dalam hal ini dengan Satpol PP untuk melakukan penegakan perda.

Terlebih jika oknum masyarakat melakukan pengrusakan taman dengan sengaja, maka DLH Kota Malang tak segan akan melaporkan kepada Polisi. Seperti contoh beberapa waktu lalu ada orang tak dikenal merusak signage Taman Galunggung dan Taman Ijen yang berakhir diamankan ke Polresta Malang Kota.

“Jangan sampai taman dirusak karena biaya perbaikannya banyak, termasuk waktu yang dibutuhkan juga lama. Kan tanaman itu,” ungkap Laode. (*)

isra mi'raj nabi muhammad saw 1447H