Kota Malang, TagarJatim.id – Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Jatim, Kombes Pol Budi Hermanto dikabarkan akan mengikuti sekolah staf dan pimpinan tinggi (Sespimti) Polri 2025.
Kombes Pol Buher (sapaan akrabnya) dikenal sebagai figur berwibawa dalam pemberantasan berbagai perkara kejahatan, termasuk miras, judi online, tambang ilegal, dan kejahatan investasi ilegal.
Meski hanya 3 bulan memimpin Ditreskrimsus Polda Jatim, sosok yang akrab disapa buher tersebut berhasil membongkar sindikat penyelundupan miras ilegal senilai Rp 17,64 miliar.
Perhatian dan dedikasinya terhadap kelompok rentan disabilitas juga menjadikan Buher dinobatkan sebagai bapak disabilitas. Baginya tak perlu menjadi hebat, yang terpenting adalah bermanfaat.
Perwira karismatik ini menyelesaikan pendidikan Magister Kajian Ilmu Kepolisian di Universitas Indonesia pada tahun 2011 dan merupakan lulusan Akpol pada tahun 2000, PTIK tahun 2007 dan SESPIMMEN, dan lulus pada tahun 2014.
Berkat Sederet Prestasi dan pencapaian yang besar, Kombes Pol Budi Hermanto mendapatkan kesempatan untuk mengikuti Sespimti Dikreg 34 TA 2025.
Hal ini baginya menjadi stepping stone dan jalan panjang sekaligus amanah untuk bisa memberikan lebih banyak kebermanfaatan kepada khalayak luas sebagai perwira tinggi Kepolisian.
Integrity Discourse yang merupakan platform dan pusat kajian penelitian yang berfokus pada isu dan tema ekonomi, hukum dan kebijakan publik mendukung dan menyampaikan ucapan selamat kepada Kombes Pol Buher yang sedang menjalani Pendidikan Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi Polri yang dilaksanakan di Lembang, Bandung.
“Kami segenap keluarga besar Integrity Discourse mengucapkan Selamat kepada Kombes Pol Budi Hermanto, S. IK., M. Si. yang sedang mengikuti Sespimti Polri 2025,” kata Zulfikri, Founder Integrity Discourse.
Integrity Discourse berharap Kontribusi dan dedikasi Perwira Karismatik ini pasca mengikuti Pendidikan Sespimti akan menjadi nilai-nilai baik dalam penegakan hukum di Indonesia.
“Semoga segala kesuksesan menyertai Kombes Buher serta proses pendidikan Sespimti ini menjadi langkah besar dan nafas panjang untuk integritas dan kemanfaatan yang akan ditularkan,” tukas Zulfikri. (*)




















