Siswa-siswi SD Negeri Lowokwaru 3 saat melahap makanan dari program MBG

Kota Malang, TagarJatim.id – Program makan bergizi gratis di Kota Malang mulai dilakukan di SD Negeri Lowokwaru 3, Senin (13/1/2025). Pada pelaksanaan hari pertama ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang menggandeng pihak swasta.

Uniknya, kegiatan itu dihadiri Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang terpilih periode 2025-2030, Wahyu Hidayat dan Ali Muthohirin.

Pada momen itu, para murid sangat antusias dan langsung melahap makanan dari program MBG ini. Para murid tak sungkan meski dilihat oleh sejumlah pejabat publik.

“Ayam gorengnya enak, susunya juga enak,” sahut salah satu siswa, Azzahra Kyla.

Kyla mengaku sangat senang dengan adanya program yang digagas Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. “Habis semua tadi (makanannya, red), sayurnya juga habis. Senang dengan adanya program ini. Uang saku saya jadi utuh,” imbuh Kyla sambil tertawa.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Malang, Amitya Ratnanggani Sirraduhita juga mengaku bangga dengan pelaksanaan perdana makan bergizi gratis kali ini. Ia juga menjelaskan pengemasan makanan dinilai higienis dan terjamin kebersihannya.

“Kita berbincang sama anak-anak, informasinya mereka suka dari rasanya. Saya lihat gizinya juga mencukupi,” kata Mia, sapaan akrabnya.

“Secara higienitas sangat baik, anak-anak kan bawa alat makan sendiri. Pengemasan makanan juga higienis,” imbuh Mia.

Sementara itu, Kepala Disdikbud Kota Malang, Suwarjana menjelaskan program MBG baru bisa dilaksanakan pada hari ini atau pekan kedua setelah pelaksanaan program ini secara serentak pada Senin (6/1/2024) lalu.

“Yang jelas Kota Malang bukan termasuk sasaran tahap pertama oleh pemerintah pusat. Sehingga baru bisa dilaksanakan hari ini,” kata Suwarjana.

Suwarjana menerangkan, program MBG ini dibantu dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari salah satu perusahaan yang ada di Kota Malang. Pasalnya, anggaran yang ditetapkan pemerintah pusat sebesar Rp. 10 ribu. Untuk menu yang disediakan pada hari pertama ini Rp 15 ribu. Sehingga pelaksanaannya masih dilakukan pada satu sekolah dasar.

“Ini kan dibantu CSR dari Gojek, semua (mereka, red) yang menangani,” tukas Suwarjana. (*)

isra mi'raj nabi muhammad saw 1447H