Kabupaten Malang, tagarjatim.id – Bupati Malang, Sanusi, menjalankan program Sambang Desa dengan berkeliling Kecamatan Turen, pada Kamis (2/1/2025). Saat berkeliling, Sanusi mengunjungi sejumlah tempat wisata yang dikelola oleh masyarakat.
Menurut Sanusi, program Sambang Desa ini dijalankan untuk menyatukan visi antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang dengan Pemerintah Desan dan masyarakat. Hal ini sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, bahwa membangun Indonesia diawali dari desa.
“Saya menyadari kalau saya sebagai Bupati tidak akan bisa berbuat apa-apa kalau Pemerintah Desa tidak mau bergerak, jadi mari kita bergerak bersama-sama untuk membangun” ungkap Sanusi.
Sanusi juga mengungkapkan potensi wisata yang ada di Kecamatan Turen. Sebagaimana diketahui salah satu tempat wisata yang banyak di kunjungi adalah Masjid Tiban. Masjid ini dikenal akan kemegahan arsitekturnya sehingga ramai dikunjungi hingga saat ini.
“Turen ini punya Masjid Tiban yang tidak ada duanya di Indonesia, hanya ada di Turen,” tegas Sanusi.
Selain Masjid Tiban, Kecamatan Turen juga memiliki Wisata Boonpring. Tempat wisata ini sudah menjadi destinasi wisata tingkat Asean. Sesuai namanya, tempat ini ditumbuhi banyak pohon bambu yang asri. Berbagai aktivitas dapat dilakukan di sini, seperti berenang dan bermain perahu bebek.
“Boonpring yang di kelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa), saat ini sudah menjadi salah satu sumber Pendapatan Asli Desa (PAD Desa),” kata Sanusi.
Lebih lanjut Sanusi mengatakan, yang terbaru adalah Wisata Taman Keceh Lembah ASRI, yang berada di Desa Kedok. Bila ingin mengajak si kecil berenang, maka Taman Wisata Taman Keceh Lembah ASRI bisa menjadi pilihan utama untuk dikunjungi. Ada kolam renang dangkal yang aman untuk si kecil. Selain itu, ada juga area bermain yang seru.
“Petensi-potensi itu nantinya akan kita kembangkan. Untuk itu dalam program Sambang Desa ini, saya mengajak semua Kepala Dinas agar nantinya bisa melakukan pendampingan, serta mengoptimalkan potensi yang ada, sesuai dengan bidang masing-masing,” tutup Sanusi. (*)




















