Kabupaten Malang, tagarjatim.id – Menjelang malam pergantian tahun baru 2024-2025, arus kendaraan di wilayah Kabupaten Malang, khususnya di Exit Tol Singosari, mengalami peningkatan signifikan. Antrean panjang kendaraan terlihat memadati lampu merah simpang empat Karanglo pada Selasa siang, 31 Desember 2024.
Berdasarkan pantauan di lapangan, kondisi lalu lintas terlihat lebih padat dibandingkan hari biasa. Sebagian besar kendaraan yang keluar dari Tol Singosari, didominasi oleh kendaraan luar kota yang menuju Kota Wisata Batu.
Kanit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas Polres Malang, Ipda Umar Kiswoyo, mengonfirmasi adanya lonjakan jumlah kendaraan di Exit Tol Singosari.
“Dari data pergerakan kendaraan di beberapa Gerbang Tol di wilayah hukum Polres Malang, GT Singosari mengalami sedikit peningkatan dibandingkan hari biasanya,” ujar Umar, pada Selasa (31/12/2024).
Umar menyebutkan bahwa volume kendaraan yang melintasi Gerbang Tol Singosari menjadi yang tertinggi di antara Exit Tol lainnya di wilayah tersebut.
“Situasi arus hingga saat ini, berdasarkan data kita, baik di Exit Tol Singosari, Lawang, dan Pakis, itu ada. Tapi yang paling banyak dilalui kendaraan itu ada di wilayah Exit Tol Singosari,” tambahnya.
Hingga pukul 11.00 WIB, Umar mencatatkan jumlah kendaraan yang masuk dan keluar melalui Exit Tol Singosari mencapai 567 unit dan 368 unit. Meski ada peningkatan, ia memastikan kondisi arus lalu lintas masih terpantau lancar, terkendali.
“Belum ada perkembangan yang signifikan, dalam arti masih lancar, terus mengalir. Dua hingga tiga hari terakhir memang puncak kepadatan yang luar biasa,” ungkapnya.
Umar juga memprediksi bahwa banyak wisatawan dari luar kota masih berada di Kota Malang dan Kota Batu untuk menikmati liburan akhir pekan hingga Rabu (1/1/2025) besok.
“Bisa jadi para pengunjung atau wisatawan dari luar kota masih menetap di wilayah Kota Malang atau Kota Batu. Namun malam nanti, kami memprediksi masih banyak kendaraan yang akan masuk wilayah Malang,” lanjutnya.
Puncak arus balik wisatawan diperkirakan terjadi pada 1 Januari 2025, mulai sore hingga malam hari. Meskipun sudah terlihat beberapa kendaraan yang mulai meninggalkan Malang pada Selasa siang, jumlah kendaraan yang keluar masih lebih sedikit dibandingkan kendaraan yang masuk.
“Untuk arus balik diperkirakan akan ramai besok, mulai sore sampai malam. Meskipun begitu, hari ini juga sudah banyak yang balik dari Malang. Ada juga yang besok pagi baru berangkat dan malamnya langsung balik, istilahnya pulang-pergi,” jelasnya.
Sebagai langkah pencegahan terjadinya kecelakaan, Umar mengimbau kepada para pengendara untuk tetap mengutamakan keselamatan dan kenyamanan bersama.
“Bagi wisatawan yang berkendara, kami minta untuk mematuhi aturan lalu lintas. Istirahat yang cukup sebelum perjalanan panjang agar tidak kelelahan, karena banyak kecelakaan terjadi akibat kelelahan atau microsleep,” tegasnya.
Umar menambahkan, pengendara juga disarankan untuk berhenti sejenak di rest area guna beristirahat.
Keamanan dan kelancaran arus lalu lintas tetap menjadi prioritas utama, mengingat insiden kecelakaan yang terjadi beberapa waktu lalu di KM 77+300 Tol Pandaan-Malang. Hal tersebut menjadi pembelajaran agar pengendara lebih berhati-hati selama perjalanan liburan tahun baru
“Jangan sampai terjadi microsleep yang merugikan diri sendiri dan orang lain. Mampir dulu ke rest area untuk istirahat. Itu untuk keselamatan kita bersama,” pungkasnya. (*)




















