Kota Batu, TagarJatim.id – Okupansi hotel di Kota Batu pada momen libur Nataru 2024 diprediksi tidak mencapai 100 persen.
Berdasarkan data dari Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Batu, tingkat okupansi hotel pada momen libur Natal 2024 hanya berada di angka 80-90 persen.
Sedangkan okupansi hotel di hingga saat ini justru masih belum bisa maksimal yakni berada di angka 70-80 persen.
Menurut Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Batu, Sujud Hariadi, kondisi ini bukan tanpa alasan. Ini terjadi karena perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, tepat di awal pekan (Weekday) dan bukan di akhir pekan.
“Angka-angka ini cukup wajar karena tanggal 25 Desember dan 1 Januari jatuh di tengah Minggu atau weekday. Jadinya sulit untuk menembus 90 persen lebih rerata,” kata Sujud Hariadi.
Meski sulit untuk menembus angka 90 persen dan bahkan 100 persen, namun menurut Sujud ada keuntungan dari kondisi ini.
“Di sisi lain ada keuntungan penyebaran di hari-hari lain di antara tanggal 25 sampai dengan 31 Desember masih cukup tinggi okupansinya. Rerata antara 30 persen sampai dengan 70 persen,” ujarnya.
Kondisi ini menjadikan wisatawan tidak menumpuk disatu hari saja untuk beribur, karena sebagian memilih hari sebelum Nataru untuk berlibur untuk menghindari kepadatan wisatawan.(*)




















