Kabupaten Malang, tagarjatim.id – Guyuran hujan selama 2 hari berturut-turut, sejak Sabtu (28/12/2024) hingga Minggu (29/12/2024) mengakibatkan dua Desa di Kecamatan Donomulyo mengalami tanah longsor, tepatnya di Desa Mentaraman dan Desa Kedungsalam.
Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten malang, terhitung ada tiga rumah warga di kedua desa itu mengalami kerusakan akibat tanah longsor.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan merinci ketiga rumah yang terdampak longsor itu di antaranya rumah milik Hariono (55), warga Desa Mentaraman, dengan jumlah anggota keluarga sebanyak 3 jiwa, rumah milik W Etik Ismiati (62) dengan jumlah anggota keluarga 1 jiwa, dan rumah milik Sutilan (38) 3 Jiwa.
Sadono menjelaskan, tanah longsor yang terjadi mengakibatk tebing batu roboh, lalu menimpa diding rumah warga hingga jebol.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
“Tebing batu dengan tinggi sekitar 7 meter dan lebar 4 meter menimpa rumah Hariono yang tingga di Desa Mentaraman dan menyebab tembok belakang rumahnya jebol,” ungkapnya.
Disusul, dengan waktu yang hampir bersamaan peristiwa serupa menimpa rumah kedua warga yang berada di desa Kedungsalam tersebut.
“Sedangkan untuk rumah milik ibu Etik Ismiati dan Sutilan dapur rumahnya tertimpa tebing setinggi 5 meter dengan lebar 6 meter,” pungkas Sadono.
Dengan adanya peritiwa tersebut BPBD Kabupaten Malang lansung bergerak bersama warga setemapat untuk membersihkan material bekas tanah longsor, serta menyalurkan bantuan untuk warga yang menjadi korban tanah longsor. (*)




















