Kota Malang – 25 Desember diperingati umat Kristiani di seluruh dunia sebagai Hari Raya Natal. Mereka merayakan hari kelahiran Yesus Kristus ini dengan penuh sukacita.
Meski inti perayaan sama, tradisi dan cara mengucapkan selamat Natal bisa berbeda di setiap negara. Ini terjadi karena setiap negara memiliki latar belakang budaya yang berbeda.
Berikut ini beberapa tradisi dan ucapan Natal dari berbagai negara yang mencerminkan kekayaan budaya masing-masing.
1. Amerika Serikat: “Merry Christmas!”
Di Amerika Serikat, Natal identik dengan pohon Natal, lampu-lampu berwarna, dan Santa Claus. Ucapan “Merry Christmas!” menjadi salam khas yang diucapkan dalam suasana meriah. Tradisi tukar kado dan pesta keluarga adalah bagian penting dari perayaan ini.
Pesta keluarga di Amerika untuk merayakan natal biasanya dilakukan dengan berkumpul dan makan bersama keluarga besar. Kalkun panggang merupakan menu utama saat makan bersama keluarga ini. Di Amerika Serikat, Kalkun panggang merupakan hidangan paling umum saat perayaan Natal.
2. Inggris: “Happy Christmas!”
Di Inggris, ucapan “Happy Christmas!” lebih sering digunakan. Tradisi unik seperti membuka Christmas crackers di meja makan menjadi salah satu ciri khas perayaan.
Tidak seperti namanya, Cristmas crackers bukanlah biskuit kering yang dimakan dengan keju atau selai. Cristmas crackers adalah petasan Natal berbentuk tabung pendek dari karton, yang dihias dengan kertas warna-warni. Dipilin pada ujungnya dan biasanya berisi barang baru atau mainan.
Selain itu, orang-orang juga menyanyikan lagu Natal di gereja atau di depan rumah-rumah penduduk.
3. Filipina: “Maligayang Pasko!”
Filipina dikenal sebagai negara dengan perayaan Natal terpanjang di dunia. Mulai September, lagu-lagu Natal sudah terdengar di mana-mana. Ucapan “Maligayang Pasko!” melambangkan kebahagiaan dan rasa syukur.
4. Jerman: “Frohe Weihnachten!”
Di Jerman, pasar Natal atau Weihnachtsmarkt menjadi daya tarik utama. Pasar Natal atau weihnachtsmarkt mulai didirikan pada akhir November. Pasar ini biasanya ada di alun-alun kota di Jerman. Mereka biasanya mengunjungi pasar ini bersama orang terkasih atau keluarga.
Orang Jerman mengucapkan “Frohe Weihnachten!” kepada keluarga dan teman sambil menikmati kue jahe (Lebkuchen) dan anggur hangat atau biasa disebut Glühwein. Berbeda dengan anggur merah pada umumnya, minuman ini diberi tambahan berbagai rempah di dalamnya.
5. Jepang: “Meri Kurisumasu!”
Natal di Jepang lebih merupakan perayaan budaya daripada agama. Orang Jepang biasanya merayakan dengan makan kue Natal dan ayam goreng khas.
Berbeda dengan negara Eropa yang menjadikan kalkun panggang sebagai hidangan utama saat perayaan Natal, di Jepang KFC seperti hidangan wajib saat Natal. Ini karena kampanye iklan yang sangat sukses dijalankan oleh raksasa makanan cepat saji ini.
Di Jepang, orang tidak mengucapkan Selamat Natal atau Merry Cristmas untuk memberi ucapan Natal. Ucapan “Meri Kurisumasu!” menjadi salam populer di sana.
6. Italia: “Buon Natale!”
Di Italia, Natal adalah waktu untuk kebersamaan keluarga. Tradisi seperti makan malam besar di malam Natal dan menghadiri Misa tengah malam sangat penting.
Selain itu, selama bulan November dan Desember, kota-kota besar dan kecil menjadi tempat Bazar luar ruangan. Bazar ini menjual berbagai macam barang seperti manisan kacang, ornamen ukiran dan mainan lokal. Tradisi ini merupakan paling umum dalam perayaan Natal di Italia. Ucapan “Buon Natale!” disampaikan dengan penuh kehangatan.
7. Brasil: “Feliz Natal!”
Sebagai negara beriklim tropis, Natal di Brasil sering dirayakan di pantai. Di kota-kota besar, pesta kembang api biasa dijumpai saat Natal.
Ucapan “Feliz Natal!” sering terdengar di tengah pesta meriah dengan musik samba dan makanan khas seperti rabanada (roti panggang manis).
8. Rusia: “С Рождеством Христовым!” (S Rozhdestvom Khristovym!)
Natal di Rusia dirayakan pada 7 Januari sesuai kalender Ortodoks. Tradisi mencakup doa malam di gereja dan makan malam khusus dengan 12 hidangan, melambangkan 12 rasul.
9. Australia: “Merry Christmas!”
Natal di Australia berlangsung pada musim panas, sehingga tradisi seperti pesta BBQ dan piknik menjadi populer. Merayakan Natal dengan berkumpul bersama keluarga sambil menikmati daging panggang menjadi hal yang menyenangkan.
Ucapan “Merry Christmas!” sering diiringi dengan liburan di pantai.
10. Indonesia: “Selamat Hari Natal!”
Di Indonesia, Natal dirayakan dengan kebaktian di gereja dan tradisi khas daerah, seperti makan bersama keluarga atau melakukan pawai Natal. Ucapan “Selamat Hari Natal!” menggema di seluruh negeri.
Meski beragam, ucapan dan tradisi Natal di berbagai negara mencerminkan semangat yang sama: kasih, kedamaian, dan kebahagiaan. Selamat Hari Natal!




















