Kota Malang – Sebanyak 1009 siswi berusia 15 tahun di Kota Malang mendapat vaksin HPV (Human Papilloma Virus). Vaksinasi HPV dilakukan di SMPN 3, Jalan Dokter Cipto Kota Malang, Jumat (20/12/24). Pemberian vaksin ini untuk memperingati Hari Ibu yang jatuh pada 22 Desember 2024.

Tak sedikit siswi yang mendapat vaksin menangis dan harus ditenangkan oleh petugas. Pasalnya, mereka takut dengan jarum suntik.

Danya Aira misalnya. Siswi kelas 9 SMPN 3 Kota Malang itu harus merangkul erat gurunya saat disuntik vaksin. Ia mengaku sejak kecil memang ketakutan saat melihat jarum suntik.

“iya kan dari kecil saya takut jarum suntik. Jadi tadi pas disuntik sambil pegangan guru,” ujarnya.

Para siswa mengaku senang mendapat vaksinasi HPV ini. Mereka juga bersyukur mendapat vaksin untuk mencegah salah satu penyakit mematikan ini.

“iya tahu kan vaksin ini untuk mencegah kanker leher rahim atau kanker serviks,” tambah Danya.

Vaksinasi HPV ini diinisiasi Kapolresta Malang Kota, Kombespol Nanang Haryono. Program ini merupakan kelanjutan program Makota Peduli, yang menyasar anak-anak di Kota Malang, selaras dengan program pemerintah untuk menyiapkan generasi emas 2045.

“Memperingati hari ibu tanggal 22 desember nanti, dan kami kan juga ada program makota peduli. Sebelumnya kita memberikan tambahan gizi untuk anak-anak dengan program peduli anak cerdas, dan ini kita lanjutkan dengan vaksinasi,” jelas Nanang.

Pemberian vaksin untuk siswi usia 15 tahun ini merupakan yang pertama di Jawa Timur. Total sasaran siswi yang akan mendapat vaksinasi sebanyak 6.500 siswi. Selanjutnya, vaksinasi akan dilakukan secara bertahap hingga Februari 2025.

“ya ini kan tahap awal ada 1.009 siswi dari total nanti 6.500 siswi. Harapannya nanti kita bisa mengeliminasi kanker serviks di Kota Malang. Dan di Kota Malang ini adalah yang pertama di Jawa Timur,” tambah Nanang.

Dinas Kesehatan Kota Malang di tahun 2023 dan 2024 melakukan pemeriksaan IVA (Inspeksi Visual dengan Asam Asetat) terhadap 300 perempuan di Kota Malang. Hasilnya, di tahun 2023 ditemukan 51 perempuan mengidap kanker serviks stadium awal. Sementara di tahun 2024, ditemukan 15 perempuan dengan kasus yang sama.

“Kami menyambut baik inisiasi Kapolresta Malang Kota ini. Berdasarkan pemeriksaan IVA di Kota Malang memang ditemukan banyak kasus tersebut,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, dr Husnul Muarif.

Menurutnya, vaksinasi ini merupakan langkah nyata untuk menyiapkan generasi muda Indonesia yang sehat.

“Ini kan selaras dengan program pemerintah untuk menuju Indonesia Emas 2045,” pungkas Husnul. (#)

 

isra mi'raj nabi muhammad saw 1447H