Kabupaten Malang – Amblesnya Jalur Lintas Selatan (JLS) akibat longsor di Desa Sumberoto, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang, membuat warga terpaksa memutar sejauh 7 kilometer untuk bekerja ke ladang dan sawah mereka.

Hal ini pun dikeluhkan oleh salah satu warga, Yudi Purwanto. Kepada awak media, ia mengungkapkan bahwa pada Kamis (12/12/2024) kemarin, meskipun jalan yang ambles sudah ditutup total, ia dan warga sekitar tetap nekat melewati lokasi yang sedang dalam proses perbaikan. Pasalnya, tidak ada akses jalan lain yang bisa mereka gunakan untuk menuju ladang.

“Mau bagaimana lagi? Ini jalan satu-satunya menuju ladang kami yang menjadi mata pencaharian dan kebutuhan pakan ternak,” ujar Yudi.

Yudi juga menyampaikan bahwa akibat amblesnya jalur ini, panen jagung yang sudah memasuki masa panen terpaksa ditunda. Hal ini karena akses jalan yang terputus mempengaruhi mobilisasi mereka.

“Terpaksa belum bisa kami panen karena jalannya ambles,” pungkasnya.

Warga Desa Sumberoto kebanyakan berprofesi sebagai petani yang menggarap lahan milik Perum Perhutani melalui sistem Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat (PHBM). Lahan tersebut mereka tanami dengan jagung, tebu, dan padi. Sebelum Jalur Lintas Selatan (JLS) dibangun, warga mengandalkan akses jalan setapak untuk menuju ladang mereka.

isra mi'raj nabi muhammad saw 1447H