Kota Malang – Meski tampil tanpa beban target dalam Piala Soeratin U17 Jawa Timur, serta bermodal persiapan minim hanya tiga minggu. Malang United terbukti mampu menunjukkan performa kompetitif.

Tim berlogo kuda jingkrak ini, mampu sukses mengakhiri perjalanan mereka di Piala Soeratin U17 Jawa Timur 2024 dengan meraih gelar juara 3. Dalam laga perebutan tempat ketiga di Stadion Brawijaya, mereka menang dramatis atas Bhayangkara Presisi U17 dengan skor 5-4 melalui babak adu penalti, setelah bermain imbang 3-3 selama waktu normal.

Capaian ini menjadi kejutan manis bagi tim yang dipimpin oleh pelatih caretaker Jaenal Mustofa, yang saat laga juga diawasi langsung oleh Penasihat Teknis Joko “Getuk” Susilo.

Joko Susilo, yang juga bertanggung jawab atas pembinaan di Malang Junior League, memuji performa para pemain.

“Anak-anak ini luar biasa. Mereka berkembang pesat dan telah menunjukkan bahwa mereka bisa menjadi masa depan sepak bola Malang. Dengan pembinaan yang konsisten, mereka bisa menjadi kekuatan besar di Jawa Timur,” ujar Joko.

Torehan hasil ini menjadi pembuktian berhasilnya pembinaan usia dini yang dilakukan Malang United melalui gelaran Malang Junior League yang selama ini dilakukan.

Manajer tim, David Ramadhona, menegaskan bahwa fokus utama mereka adalah memberikan pengalaman bertanding kepada para pemain muda.

“Kami datang tanpa target besar. Fokus kami adalah membangun mental dan kemampuan para pemain untuk bersaing di level yang lebih tinggi. Hasil ini menjadi bonus yang luar biasa,” kata David.

Kemenangan ini juga membawa kebanggaan tersendiri bagi kota Malang yang dikenal sebagai salah satu barometer sepak bola nasional. Malang United U17 telah membuktikan bahwa regenerasi pemain muda dapat menjadi kunci untuk menghidupkan kembali kejayaan sepak bola Malang di masa depan.

Prestasi ini diharapkan menjadi langkah awal yang positif bagi pengembangan sepak bola usia dini di Malang. Dengan dedikasi yang lebih besar pada pembinaan, Malang United siap melahirkan pemain-pemain muda berbakat yang dapat bersaing di level nasional maupun internasional.

 

isra mi'raj nabi muhammad saw 1447H