Kabupaten Malang – Banjir yang melanda Desa Arjosari, Kecamatan Kalipare, mengakibatkan kerusakan serius. Beberapa rumah warga rusak, lima jembatan penghubung antar desa putus, dan kandang ternak milik warga tersapu banjir.

Kepala Desa Arjosari, Imam Mahmudi, menyatakan bahwa rusaknya jembatan penghubung antar desa sangat mengganggu roda perekonomian warga. Ia menekankan pentingnya perbaikan sementara untuk memulihkan akses transportasi dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

“Kerusakan seperti jalan longsor dan jembatan putus merupakan akses vital. Jika segera diperbaiki, meskipun hanya sementara, transportasi bisa kembali lancar sehingga perekonomian warga ikut pulih,” ujar Imam saat mendampingi Bupati Malang, Sanusi, dalam peninjauan kerusakan fasilitas umum dan rumah warga akibat banjir di Desa Arjosari, Selasa (3/12/2024).

Selain putusnya jembatan, tanah retak dilaporkan terjadi pada empat rumah warga akibat banjir tersebut.

“Penghuninya saat ini tidak berani tinggal di sana dan sementara waktu harus mengungsi,” tambah Imam.

Secara keseluruhan, terdapat enam rumah warga yang mengalami kerusakan, dengan salah satu yang paling parah berada di Dusun Kedungwaru 1. Tidak hanya rumah, banjir juga menghancurkan kandang peternakan ayam yang berisi sekitar 8.000 ekor.

“Kandang ayam milik Pak Joni, yang berada di belakang rumahnya, hanyut diterjang banjir. Bahkan, rumah barunya yang baru selesai dibangun 15 hari lalu juga ikut tersapu banjir,” ungkap Imam.

Imam berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang dapat segera menangani perbaikan infrastruktur. Menurutnya, tindakan cepat dari dinas terkait, seperti Dinas Pekerjaan Umum (PU) Sumber Daya Air (SDA), sangat dibutuhkan. Penanganan sementara dinilai krusial sebelum perbaikan permanen dapat dilaksanakan.

“Kalau harus menunggu PAK (Perubahan Anggaran Keuangan), tentunya tidak memungkinkan. Sementara itu, anggaran dari Dana Desa (DD) sangat terbatas. Kami berharap ada perhatian khusus dari pemerintah untuk daerah-daerah yang rawan bencana,” tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, bencana banjir dan tanah longsor melanda lima kecamatan di Kabupaten Malang, yakni Kecamatan Bantur, Sumbermanjing Wetan (Sumawe), Kalipare, Donomulyo, dan Pagak.

Akibat bencana ini, sejumlah akses jalan terpaksa ditutup karena kerusakan yang terjadi. Selain itu, ratusan kepala keluarga harus mengungsi akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Malang selama hampir tiga hari berturut-turut.

 

isra mi'raj nabi muhammad saw 1447H