Kabupaten Malang – Beberapa waktu terakhir media dipenuhi dengan kasus pembunuhan yang dilakukan oleh keluarga atau orang terdekat. Di Jakarta Selatan seorang remaja berusia 14 tahun membunuh ayah dan neneknya sendiri. Sementara di Bogor Jawa Barat, seorang anak tega menghabisi nyawa ibunya sendiri.

Kasus-kasus tersebut memperlihatkan bagaimana orang terdekat yang seharusnya memperoleh kasih sayang paling besar, justru menjadi objek kekerasan hingga menghilangkan nyawa. Lalu, benarkah penyebab pelaku tega melakukan kekerasan tersebut karena tekanan mental?

Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Tekanan Hidup Modern

Kesehatan mental menjadi perhatian utama di berbagai kalangan, terutama di era modern yang penuh tantangan. Psikolog dan pakar kesehatan mental terus mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan antara kesehatan fisik dan mental.

Kesehatan mental memengaruhi cara seseorang berpikir, merasa, dan bertindak dalam menghadapi kehidupan sehari-hari. Banyak orang masih menganggap kesehatan mental tidak sepenting kesehatan fisik, padahal keduanya saling berkaitan.

Gangguan mental yang tidak ditangani dapat berdampak buruk pada kesehatan fisik. Data dari Badan Kesehatan Dunia (WHO) menunjukkan bahwa sekitar 450 juta orang di dunia mengalami gangguan mental. Di Indonesia sendiri, angka gangguan kesehatan mental meningkat selama pandemi COVID-19. Stres, kecemasan, dan depresi menjadi masalah yang paling sering ditemui.

Faktor-Faktor Penyebab Gangguan Kesehatan Mental

Berbagai faktor dapat memicu gangguan kesehatan mental, seperti tekanan kerja yang berlebihan dan tidak adanya waktu istirahat. Selain itu, masalah finansial juga bisa menimbulkan stres berkepanjangan.

Kementerian Kesehatan mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan mental. Beberapa langkah yang disarankan meliputi olahraga rutin dan menjaga pola makan sehat. Mengelola stres dengan meditasi atau aktivitas yang menenangkan juga bisa menjadi salah satu cara untuk menjaga kesehatan mental.

Jika anda merasa ada tanda-tanda gangguan kesehatan mental, tak ada salahnya mengakses layanan konseling atau psikoterapi. Penting bagi kita untuk tidak merasa malu mencari bantuan profesional karena memiliki gangguan mental bukanlah kelemahan.

Pemerintah Indonesia telah meluncurkan berbagai program untuk meningkatkan kesadaran masyarakat. Salah satunya adalah kampanye nasional bertajuk “Sehat Jiwa, Sehat Raga”, yang bertujuan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan mental. Pemerintah juga akan memperluas akses layanan kesehatan mental, khususnya di daerah terpencil.

Kesadaran akan pentingnya kesehatan mental terus meningkat, namun masih banyak pekerjaan rumah yang harus dilakukan. Dengan dukungan pemerintah dan kesadaran individu, diharapkan masyarakat Indonesia dapat hidup lebih sehat, baik secara fisik maupun mental.

 

isra mi'raj nabi muhammad saw 1447H