Kota Batu – Pasangan Calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Batu nomor urut 1, Nurochman-Heli Suyanto, merayakan kemenangan mereka dalam Pilkada berdasarkan hasil hitung cepat (quick count) pada Rabu (27/11) malam.
Paslon yang dikenal dengan nama ‘Mbatu SAE’ ini diarak keliling Kota Batu setelah hasil quick count menunjukkan progres 100 persen. Selama arak-arakan, para pendukung antusias menyanyikan lagu-lagu kemenangan dan salawat. Beberapa di antara mereka juga menyalakan cerawat atau flare sebagai bentuk ekspresi kegembiraan.
Di kawasan Alun-alun Kota Batu, ribuan massa pendukung Nurochman-Heli memadati area tersebut untuk merayakan kemenangan paslon tersebut. Begitu arak-arakan sampai di Alun-alun, Nurochman dan Heli langsung diantar menuju Masjid An-Nuur untuk melaksanakan sujud syukur bersama para tokoh ulama di Kota Batu. Setelah itu, keduanya menuju podium yang telah disiapkan di Alun-alun untuk menyapa para pendukung.
Di hadapan lautan pendukung, Nurochman menyampaikan rasa terima kasih atas doa, dukungan, dan perjuangan bersama untuk memenangkan putra daerah di Pilkada 2024. Ia menegaskan bahwa hasil yang diraih adalah amanah dari masyarakat, bukan semata-mata hasil kerja keras partai koalisi.
“Nurochman-Heli bukan siapa-siapa, tetapi adalah kita semua. Nurochman-Heli bukan milik partai koalisi, tetapi milik masyarakat Kota Batu. Terima kasih atas perjuangan kita bersama. Mari kita mulai menjadikan Batu Langkung Sae!” ujar Nurochman dengan semangat.
Nurochman juga menambahkan bahwa setelah resmi menjabat nanti, dirinya akan tetap terbuka kepada seluruh lapisan masyarakat, karena jabatan ini adalah amanah yang diberikan oleh rakyat.
“Kami mohon jangan pernah tinggalkan kami. Kami akan tetap dekat dengan semua, seperti hari-hari kemarin. Tidak akan ada sekat di antara kita. Kritik dan saran sangat kami harapkan. Saestu!” tegasnya.
Sementara itu, Heli Suyanto juga menyampaikan rasa syukur atas momen bersejarah ini, di mana akhirnya putra daerah bisa kembali memimpin Kota Batu. Ia berjanji bahwa ketika nanti menjabat, tidak akan ada sekat yang dibangun di antara dirinya dan masyarakat.
“Kami tetap sederajat dengan panjenengan semua, kami tidak akan berubah sedikit pun. Jika ada kesalahan, ingatkan saja, tidak ada kata sungkan. Mohon doa restunya, semoga kami bisa melahirkan kebijakan-kebijakan yang pro-rakyat,” kata Heli.
Seperti diketahui, hasil quick count dari beberapa lembaga survei menunjukkan bahwa perolehan suara Nurochman-Heli sudah mencapai lebih dari 50 persen. Sementara itu, dua paslon lainnya hanya berada di kisaran angka 20 persen.




















