Kabupaten Malang – Ratusan Kyai Kampung dari dua kecamatan, yakni Kecamatan Bululawang dan Wajak kompak mendatangi kediaman Calon Bupati Malang nomor urut 1, HM Sanusi, Sabtu (2/11/2024) siang. Kedatangan mereka dalam rangka menyatakan dukungan dan doa bersama untuk kemenangan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Malang nomor urut 1, HM Sanusi dan Lathifah Shohib.
Kedatangan ratusan kyai Kampung tentu disambut hangat oleh Sanusi. Sebab sebagian besar dari mereka adalah teman-temannya semasa Sanusi menjadi Santri.
Untuk diketahui Sanusi merupakan Alumni Pondok Pesantren Roudatul Ulum 1 yang berada di Desa Ganjaran, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang.
Dalam sambutannya, Sanusi menyampaikan ucapan terimakasih kepada ratusan kyai telah berkenan hadir untuk memberikan dukungan serta melaksanakan doa bersama dikediamannya.
“Saya ucapakan terimakasih dan, mohon maaf saya bisa menemui ditempat yang seadanya ,karena acara ini mendadak dan tampa persiapan,” kata Sanusi.
Sementara itu, salah satu kyai kampung asal Desa Sumberputih, Kecamatan Wajak, Kholid Anwar yang sudah berteman dengan Sanusi sejak duduk di Madrasah Tsanawiyah, Ponpes Roudatul Ulum 1 mengatakan dirinya dengan ratusan Kyai lainnya datang atas inisiatif sendiri.
“Saya dan Kyai lainnya sengaja datang, yang namanya teman punya hajat ya kita wajib mendukung dan mendoakan untuk kesuksesannya,” ujar Kholid.
Kholid berharap Sanusi kembali terpilih lagi menjadi Bupati Malang periode 2024-2029, karena perhatiannya selama ini kepada Guru Ngaji, Ulama dan kalangan santri sudah sangat besar.
“Semasa menjabat Bupati, Pak Sanusi yang pertama diperhatian adalah kaum Santri, seperti Guru Ngaji, Ulama. Ya karena memang beliau memang dari kalangan Santri, jadi kami mempunyai kebanggaan tersendiri mempunyai Bupati dari kalangan Santri,” tegas Kholid.
Sebagai informasi teman-teman Sanusi semasa nyantri itu rata-rata kini menjadi tokoh masyarakat di daerahnya masing-masing. Mulai menjadi pengajar di lembaga Pendidikan Diniyah maupun Guru Ngaji di Masjid maupun Misholla di desa masing-masing.




















