Kota Malang – Puskesmas Dinoyo Kota Malang kini memiliki inovasi dalam pelayanan kesehatan dengan hadirnya robot berteknologi Artificial Intelligence (AI) bernama Bytorium. Robot ini, hasil kreasi tenaga ahli teknologi medis, mulai beroperasi di Puskesmas Dinoyo dan siap membantu pasien di unit laboratorium.

Bytorium adalah robot AI pertama yang diterapkan dalam pelayanan puskesmas, menawarkan sejumlah fitur canggih. Mulai dari pengambilan nomor urut antrian hingga menjawab pertanyaan pasien, robot ini mampu menggantikan fungsi yang biasanya dilakukan oleh tenaga medis. Pasien dapat berinteraksi langsung dengan Bytorium, seolah sedang berkomunikasi dengan tenaga kesehatan.

Dilengkapi dengan sistem AI yang dirakit dari smartphone bekas, robot ini juga memiliki sensor kamera yang dapat mendeteksi wajah dan suara pasien. Selain itu, Bytorium dapat memindai kartu BPJS, sehingga pasien cukup menunjukkan kartu mereka untuk mendapatkan layanan yang diperlukan. Data pasien langsung terhubung ke layar monitor di ruang tunggu, memudahkan pengaturan antrian secara digital.

Suroso, salah satu pasien, mengaku terkejut dengan kehadiran inovasi ini. Menurutnya, robot canggih seperti ini hanya ada di fasilitas kesehatan yang mahal.

“Tapi ini kan nggak, ini pakai robot terobosan sekali, jadi bisa melayani masyarakat tanpa ribet. Sekarang kalau pakai ini antriannya jadi tidak lama,” ucap Suroso (1/11/2024).

Inisiator proyek, Budi Ari Bowo, tenaga ahli Puskesmas Dinoyo, menjelaskan bahwa ide pembuatan robot ini muncul sebagai solusi atas keluhan masyarakat terkait panjangnya antrian.

“Ada banyak sekali antrian antrian yang tidak terakomodir, banyak pasien-pasien yang mengkomplain, karena antrian tidak transparan, ada titipan dan sebagainya. Ini salah satu jalan memberikan pelayanan kepada masyarakat, bawa antrian transparan,” ucap Budi Ari Bowo.

Pengembangan robot ini memakan waktu satu tahun dengan metode trial and error, dan mulai beroperasi sejak Oktober 2023. Budi memanfaatkan smartphone milik anaknya yang rusak sebagai bagian dari teknologi ini. Sedangkan badan robotnya ia buat dengan print 3 D sendiri, sehingga memunculkan bentuk unik dan menarik perhatian.

“Alatnya semuanya dapat, CPU dapat dari puskesmas, mikrofon saya belikan murah yang 40 ribu itu. Ini saya kira robot AI pertama untuk layanan puskesmas,” tuturnya.

Untuk mendukung operasional Bytorium, Dinas Kesehatan Kota Malang bekerja sama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menyediakan jaringan internet khusus dengan kecepatan 20 Mbps, memastikan robot ini berfungsi secara optimal.

isra mi'raj nabi muhammad saw 1447H