Kabupaten Malang – Calon Bupati Malang petahana Sanusi memberikan pertanyaan kepada lawan debat Pilkada Malang 2024 Gunawan HS di Gedung Paripurna DPR D Kabupaten Malang (25/10/2024) malam.
“Saya terinspirasi dari visi misi Paslon dua akan memberikan anggaran Rp 5 Miliyar pertahun disetiap desa, sedangkan Desa kita ada 390 kalau 5 Milyar membutuhkan dana 2 triliyun rupiah sedangkan PAD kita hanya 1 triliyun rupiah, pertanyaanya dari mana dana itu akan diambilkan,” tanya Sanusi
Mendapat pertanyaan itu Calon Bupati nomor urut 2 Gunawan HS mengaku salah tulis di visi misinya.
“Jadi mohon maaf yang kita maksud itu adalah APBDes, bukan DD ataupun ADD,” jawab Gunawan.
Gunawan beralasan pada saat menulis visi misi yang disampaikan ke KPU Kabupaten Malang waktunya terbatas dan terburu-buru.
“Waktu itu terburu-buru cuma sudah kami perbaharui namun oleh KPU belum diubah, dari tim penulis visi misi kurang cermat,” sanggah Gunawan.
Sementara itu Sanusi mendengar jawaban dari lawan debatnya paslon nomor urut 2, mengatakan kalau memang dana 5 Miliyar rupiah itu adalah APBDes, sanusi menanggapi hal itu sudah ia lalkuan, dengan memberi contoh PAD Desa Pujon Kidul, dengan Kafe Sawahnya yang di kelola Bumdes, desa tersebut sudah bisa menghasilkan PAD 20 hingga 25 miliyar rupiah per tahun.
“Sebenarnya pemikirannya sama cuma salah tulis, kalau yang dimaksud itu sudah saya jalankan Pujon Kidul itu kita inisiasi menjadi Bumdes terbaik sekarang PADnya sudah mencapai 20 hingga 25 miliyar rupiah per tahun,”kata Sanusi
Pada sesi closing statemen Paslon nomor urut 1 Sanusi-Latifaf Shohib mengatakan, selain berkomitmen akan menjalankan visi misinya, mereka juga akan mendukung Program pemerintah memberi makan bergizi yang dicanangkan pemerintah pusat.
“Kabupaten Malang dengan potensi pertanian, perikanan yang luar biasa, maka kami akan mendukung program presiden membari makan anak sekolah gratis dengan makan yang bergizi,” tutup Lathifah.




















